Hukum  

Jasad PNS di Bombana Ditemukan Tetangga setelah Pintu Rumah Tak Kunjung Tertutup

Perspektifmedia.id || Bombana – Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial MHS (39) ditemukan tewas gantung diri di rumahnya di BTN Zamzam Blok E-10, Kelurahan Lameroro, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana, pada Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 19.00 Wita. Korban diketahui bernama lengkap Muhammad Hendri Sampurno.

Kejanggalan pertama kali dirasakan oleh tetangga korban, M (45). Perempuan itu melihat pintu rumah korban terbuka sejak hari Senin dan tak kunjung tertutup hingga Rabu sore.

“Saya curiga karena pintu rumahnya terbuka terus dari hari Senin. Biasanya kalau ada orang, pintu pasti ditutup,” kata M kepada petugas kepolisian di lokasi kejadian.

Selama tiga hari, tak ada aktivitas yang terlihat dari dalam rumah korban. Maya yang mulai gelisah kemudian meminta tolong kepada tetangganya, AH (51), warga Blok F-9, untuk ikut memeriksa kondisi rumah.

“Saya masuk ke dalam rumah, dan melihat korban sudah dalam keadaan tergantung di pintu kamar sebelah kiri. Lehernya terikat tali nilon warna hitam yang dililitkan sebanyak empat kali,” ujar AH.

Menurut AH, korban tergantung di bar pull up koseng yang ada di pintu kamar. Saat ditemukan, tubuh korban sudah mengeluarkan cairan dari mulut dan bagian lututnya membiru, menandakan proses kematian telah terjadi beberapa waktu lalu.

Tim kepolisian dari Polres Bombana yang tiba di lokasi langsung memasang garis polisi dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Olah tempat kejadian perkara dilakukan bersama tim identifikasi. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk dilakukan visum.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Kasat Reskrim Polres Bombana. Saat ini kami masih meminta keterangan dari saksi-saksi dan pihak keluarga untuk mendalami penyebab kematian korban,” ujar petugas kepolisian di lokasi.

Dari keterangan sementara, keluarga korban meminta agar dilakukan visum di Rumah Sakit Tanduale. Setelah proses visum selesai, jenazah korban rencananya akan dibawa ke Kendari.

Polisi masih menyelidiki motif di balik aksi nekat tersebut. Meski belum dapat dipastikan, tidak menutup kemungkinan korban memiliki masalah rumah tangga yang menjadi pemicu. Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga masih terus mendampingi proses visum dan enggan memberikan komentar. AM (Red)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »