adv  

Gubernur Sultra Andi Sumangerukka Rilis 39 Program 100 Hari dan 5 Prioritas Pembangunan

Perspektifmedia.id || KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Sumangerukka menegaskan komitmennya mempercepat pembangunan melalui 39 program Quick Win 100 hari kerja dan lima prioritas utama, dalam pidato perdana di Rapat Paripurna DPRD Sultra, Senin (3/3/2025). Agenda ini menjadi langkah awal kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Ir. Hugua untuk periode 2025–2030.

Dalam pidato bertajuk “Gotong Royong Membangun Sultra Maju dan Sejahtera”, Sumangerukka menyasar peningkatan kesejahteraan masyarakat, infrastruktur, pendidikan, pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan, dan reformasi birokrasi. “Pemerintahan kami berorientasi pada kepentingan rakyat dengan prinsip transparansi,” tegas mantan Mayjen TNI itu di hadapan 200 lebih pejabat daerah, Forkopimda, bupati/wali kota, serta perwakilan lembaga sipil-militer.

Lima fokus utama meliputi:

  1. Ekonomi inklusif melalui program seperti Mantu (Modal Usaha untuk Ibu-Ibu) dan Sultra Mandiri Energi.
  2. Pembangunan infrastruktur konektivitas, termasuk modernisasi Kota Kendari dan pembangunan klaster ekonomi-pariwisata.
  3. Peningkatan kualitas pendidikan (Beasiswa Generasi Sultra) dan layanan kesehatan gratis (Sultra Health Service).
  4. Pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan, seperti rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS).
  5. Reformasi birokrasi dengan Pakta Integritas dan digitalisasi layanan publik.

Dari 39 program Quick Win, beberapa di antaranya mencakup pengendalian inflasi, mitigasi bencana, hibah alat pertanian (Agrokompleks), Job Fair “Samudra”, sertifikasi tanah, serta perluasan infrastruktur air bersih dan sanitasi. “Program ini dirancang untuk memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” jelas Sumangerukka.

Ketua DPRD Sultra La Ode Tariala menyambut positif agenda tersebut. “DPRD akan mendorong percepatan realisasi melalui pengawasan kolaboratif,” ujarnya. Dukungan juga datang dari Wakil Gubernur Hugua, yang menekankan pentingnya sinergi antarsektor untuk capai target pembangunan.

Di sektor strategis, Gubernur menggarisbawahi percepatan Sultra Storynomics Tourism untuk promosi wisata berbasis cerita lokal serta Investment Summit guna menarik investor. “Kami ingin Sultra menjadi lumbung pangan dan destinasi unggulan di Sulawesi,” tambahnya.

Rapat diakhiri dengan seruan agar seluruh pemangku kepentingan bergotong royong mendukung agenda pembangunan. “Kami tak bisa bekerja sendiri. Partisipasi masyarakat adalah kunci keberhasilan,” tutup Sumangerukka.

Peawarta AM

Editor Redaksi

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »