Daerah  

DP3A Bombana Sosialisasikan Pencegahan Kekerasan Anak di Era Otonomi Daerah

Bombana – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bombana menggelar sosialisasi bertajuk Peranan Pemerintah Daerah dalam Pencegahan Kekerasan terhadap Anak dan Tindak Pidana Seksual di SMA 06 Bombana, Kamis (14/11/2024). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa, guru, dan orang tua mengenai pentingnya perlindungan anak, khususnya di tengah tantangan era otonomi daerah.

Acara ini dihadiri puluhan siswa, guru, dan orang tua yang antusias mendengarkan paparan dari narasumber. Kepala Bidang Pemenuhan Hak dan Perlindungan Khusus Anak (PHP dan PKA) DP3A Bombana, H. Tompo, SH, MH, menekankan pentingnya langkah preventif yang terstruktur dalam menghadapi kasus kekerasan terhadap anak.

“Kekerasan terhadap anak, termasuk tindak pidana seksual, adalah masalah serius yang memerlukan penanganan menyeluruh. Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab besar untuk melindungi anak-anak kita. Sosialisasi ini diharapkan bisa menjadi langkah awal agar kita semua bersama-sama menjaga anak-anak di lingkungan kita,” ungkap H. Tompo.

Kolaborasi untuk Menciptakan Lingkungan Aman

Dalam paparannya, H. Tompo menjelaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, orang tua, dan masyarakat. Sinergi ini, menurutnya, sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak-anak.

“Setiap elemen masyarakat memiliki peran. Kami di DP3A berkomitmen meningkatkan kesadaran masyarakat tentang hak anak dan pentingnya melaporkan jika ada indikasi kekerasan,” tambahnya.

Selain itu, narasumber dari kalangan psikolog turut memberikan materi tentang dampak jangka panjang kekerasan terhadap anak, mulai dari trauma psikologis hingga pengaruh terhadap perkembangan mental. Psikolog juga menjelaskan cara mengenali tanda-tanda kekerasan atau tindak pidana seksual, sehingga masyarakat dapat lebih sigap melindungi anak-anak.

“Kita semua harus waspada. Terkadang, tanda-tanda kekerasan tidak terlihat jelas. Maka, kewaspadaan dan komunikasi yang baik dengan anak menjadi kunci,” ujar salah satu psikolog dalam sesi tersebut.

Partisipasi Siswa dan Diskusi Interaktif

Salah satu momen yang menarik perhatian dalam sosialisasi ini adalah diskusi interaktif dengan siswa. Mereka diberi kesempatan mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman terkait isu kekerasan di lingkungan sekolah atau masyarakat.

Salah seorang siswa kelas XI SMA 06 Bombana mengaku kegiatan ini memberinya wawasan baru. “Saya baru sadar bahwa kekerasan terhadap anak bisa terjadi di sekitar kita, dan kita harus lebih peka. Kalau ada teman yang merasa terancam, kita harus berani melapor,” ujarnya.

Mendorong Kesadaran Kolektif

Ketua panitia kegiatan, Andi Ratna, menyampaikan bahwa DP3A Bombana akan terus menggelar sosialisasi serupa ke sekolah-sekolah lain di wilayah Bombana. Menurutnya, langkah ini bertujuan menyebarluaskan informasi tentang pentingnya perlindungan anak, terutama di kalangan generasi muda.

“Kami ingin siswa-siswi menjadi agen perubahan di lingkungan mereka. Dengan pemahaman yang benar, mereka dapat membantu menciptakan lingkungan yang bebas dari kekerasan,” ujar Andi Ratna.

Harapan untuk Masa Depan Anak Bombana

Melalui kegiatan ini, DP3A Bombana berharap kasus kekerasan terhadap anak dan tindak pidana seksual di wilayah tersebut dapat ditekan. Pemerintah daerah juga berkomitmen melanjutkan program-program perlindungan anak secara berkelanjutan, baik melalui sosialisasi, edukasi, maupun layanan pengaduan yang responsif.

“Anak-anak adalah generasi penerus kita. Jika mereka tumbuh di lingkungan yang aman, Bombana akan memiliki masa depan yang lebih cerah,” tutup H. Tompo.

Sosialisasi ini menjadi langkah awal yang signifikan dalam membangun kesadaran kolektif di tengah masyarakat. Dengan dukungan berbagai pihak, DP3A Bombana optimis dapat menciptakan lingkungan yang ramah dan aman bagi seluruh anak di Bombana.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »