Jakarta – Kabupaten Bombana mendapatkan dukungan strategis dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui bantuan pemerintah berupa satu unit mobil pemadam kebakaran, satu unit portable fire pump, dua unit tenda pleton, dan lima unit toa untuk Linmas. Bantuan ini bertujuan mengoptimalkan penyelenggaraan kebijakan sub urusan kebakaran di daerah serta mendukung pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dalam bidang kebakaran dan kebencanaan.
Penyerahan bantuan berlangsung di Gedung F, Lantai 3, Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin (tanggal). Acara ini dihadiri Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, dan Plt. Kasat Pol PP, Linmas, dan Damkar Kabupaten Bombana, Drs. Andi Mapparenang, M.Pd, yang secara langsung menerima simbolisasi penyerahan bantuan.
Perkuat Kesiapan Daerah dalam Penanggulangan Bencana
Dalam sambutannya, Drs. Edy Suharmanto menyampaikan apresiasi kepada Kemendagri atas perhatian yang diberikan kepada Kabupaten Bombana. Menurutnya, bantuan ini sangat berarti dalam meningkatkan kesiapan dan respons daerah terhadap potensi kebakaran dan situasi darurat lainnya.
“Bantuan ini menjadi wujud nyata perhatian pemerintah pusat terhadap penguatan kapasitas daerah, khususnya dalam sub urusan kebakaran dan kebencanaan. Kami berharap dengan tambahan fasilitas ini, Kabupaten Bombana dapat lebih sigap dan optimal dalam melayani masyarakat,” ujar Edy Suharmanto.
Selain itu, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan lembaga terkait dalam menghadapi tantangan kebakaran maupun bencana lainnya.
Plt. Kasat Pol PP, Linmas, dan Damkar Kabupaten Bombana, Drs. Andi Mapparenang, juga menyampaikan bahwa bantuan tersebut akan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memperkuat pelayanan di lapangan. “Kami berkomitmen untuk memaksimalkan penggunaan bantuan ini dalam mendukung tugas pemadam kebakaran dan upaya perlindungan masyarakat. Semua fasilitas akan segera dioperasikan dengan pengelolaan yang profesional,” katanya.
Penguatan Pelayanan Minimal Kebakaran
Kepala Subdirektorat Penanggulangan Kebakaran Kemendagri, dalam sambutannya, menjelaskan bahwa penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari program pemerintah untuk memperkuat kemampuan daerah dalam memenuhi SPM sub urusan kebakaran. Kabupaten Bombana termasuk salah satu dari 13 kabupaten/kota penerima bantuan portable fire pump dan 4 daerah penerima hibah mobil pemadam kebakaran.
“Dengan bantuan ini, kami berharap daerah memiliki sarana prasarana yang memadai untuk melindungi masyarakat dari ancaman kebakaran dan bencana lainnya,” ungkapnya.
Bantuan Lainnya untuk Perlindungan Masyarakat
Selain peralatan untuk pemadam kebakaran, Kabupaten Bombana juga menerima bantuan berupa dua unit tenda pleton dan lima unit toa untuk mendukung tugas Linmas. Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat peran Linmas dalam memberikan pelayanan perlindungan masyarakat, terutama saat situasi darurat atau bencana.
Drs. Andi Mapparenang menambahkan bahwa peralatan ini akan langsung didistribusikan ke lapangan untuk memastikan kesiapan operasional. “Kami akan segera melatih personel dan memastikan fasilitas ini digunakan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Harapan untuk Layanan yang Lebih Optimal
Pemerintah Kabupaten Bombana berharap bantuan ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan kebencanaan di wilayah tersebut. Dengan adanya sarana dan prasarana yang lebih memadai, pemerintah optimis dapat mempercepat waktu tanggap darurat serta memperluas jangkauan pelayanan.
“Ini adalah tanggung jawab besar yang harus kami emban bersama. Dengan adanya bantuan ini, kami semakin percaya diri untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Bombana,” pungkas Edy Suharmanto.
Penyerahan bantuan dari Kemendagri ini menunjukkan komitmen pemerintah pusat dalam mendukung daerah untuk mencapai standar pelayanan yang lebih baik, khususnya di bidang kebakaran dan kebencanaan. Pemerintah Kabupaten Bombana pun bertekad untuk menjadikan bantuan ini sebagai pijakan untuk terus berinovasi dalam memberikan layanan yang cepat, responsif, dan aman bagi masyarakat.
![]()











