Daerah  

DP3A Bombana Gencar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Anak di Sekolah

Bombana – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bombana kembali menegaskan komitmennya dalam melindungi hak anak melalui kegiatan sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak. Kali ini, kegiatan dilaksanakan di SMP Negeri 12 Kecamatan Poleang Barat, melibatkan siswa, guru, dan orang tua. Langkah ini bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga anak-anak dari berbagai bentuk kekerasan, baik fisik, emosional, maupun psikologis.

Kepala Bidang Perlindungan Hak Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak DP3A Bombana, dalam sambutannya, menekankan pentingnya sekolah sebagai lingkungan utama pembentukan karakter anak. “Kami ingin memastikan bahwa anak-anak di sini merasa aman dan terlindungi. Sosialisasi ini memberikan pengetahuan tentang kekerasan, pencegahan, serta langkah penanganannya,” ujarnya.

Fokus Materi: Pencegahan dan Penanganan

Sosialisasi ini menyajikan materi yang relevan dengan kebutuhan siswa, guru, dan orang tua. Beberapa pokok bahasan utama yang disampaikan antara lain:

  1. Jenis-jenis Kekerasan: Memaparkan bentuk-bentuk kekerasan seperti kekerasan fisik, verbal, emosional, hingga kekerasan berbasis daring yang kini semakin marak.
  2. Tanda-Tanda Kekerasan: Memberikan pemahaman tentang ciri-ciri anak yang mengalami kekerasan, baik dari sisi perilaku maupun fisik.
  3. Langkah Pencegahan dan Penanganan: Memberikan panduan kepada peserta tentang cara melaporkan kekerasan, mendampingi korban, dan memperkuat peran sekolah serta keluarga dalam mencegah kasus kekerasan.

Para peserta juga diajak aktif dalam diskusi interaktif, yang memungkinkan mereka berbagi pengalaman, pandangan, dan pertanyaan terkait isu kekerasan terhadap anak. Salah satu siswa menyampaikan bahwa kegiatan ini membuka wawasan mereka mengenai perlindungan diri.

“Saya jadi lebih tahu cara mengenali tanda-tanda kekerasan dan apa yang harus dilakukan jika melihat teman atau diri sendiri mengalami kekerasan,” ujar seorang siswa peserta kegiatan.

Sinergi Sekolah dan Orang Tua

Kegiatan ini menyoroti pentingnya kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi anak-anak. Kepala Sekolah SMP Negeri 12 Poleang Barat mengungkapkan rasa terima kasihnya atas inisiatif DP3A Bombana.

“Dengan adanya kegiatan ini, kami sebagai pendidik semakin diperkaya dengan pengetahuan untuk melindungi siswa kami. Sinergi dengan orang tua juga menjadi kunci agar anak-anak merasa aman, baik di sekolah maupun di rumah,” ujarnya.

Orang tua yang hadir dalam kegiatan ini pun diberikan panduan untuk mendukung anak-anak mereka, termasuk cara membangun komunikasi yang efektif serta langkah mendampingi anak jika terjadi kasus kekerasan.

Komitmen Melindungi Generasi Muda

DP3A Bombana menegaskan komitmennya untuk terus melakukan sosialisasi serupa di berbagai sekolah di Kabupaten Bombana. Hal ini dilakukan untuk memperluas jangkauan edukasi sekaligus memastikan dampak yang berkesinambungan.

“Kami ingin setiap anak di Bombana merasa aman, terlindungi, dan tumbuh dalam lingkungan yang mendukung. Kegiatan ini adalah salah satu bentuk upaya kami dalam membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi muda,” ungkap perwakilan DP3A Bombana.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan masyarakat, termasuk lembaga pendidikan, semakin sadar akan tanggung jawab bersama dalam melindungi anak-anak dari berbagai ancaman kekerasan. Sosialisasi yang dilakukan di SMP Negeri 12 Poleang Barat menjadi salah satu upaya penting dalam memperkuat perlindungan anak di Kabupaten Bombana.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »