Daerah  

Gembira Beragama: Membangun Toleransi dan Mencegah Radikalisme di Bombana

Bombana – Dalam upaya mencegah radikalisasi dan terorisme melalui pendekatan yang harmonis antarumat beragama, Kabupaten Bombana menjadi tuan rumah kegiatan “Gembira Beragama” yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI dan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sulawesi Tenggara (Sultra). Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 9 Oktober 2024, ini bertujuan untuk memperkuat kerukunan antarumat beragama dan meningkatkan kesadaran pemuda dalam menjaga kedamaian serta menciptakan masyarakat yang lebih toleran.

Pembukaan yang Berarti

Gembira Beragama yang bertema “Gerakan Muda Bangsa Bernegara dan Beragama dalam rangka Pencegahan Radikalisme dan Terorisme” ini dihadiri oleh kurang lebih 80 peserta, yang terdiri dari pemuda-pemudi perwakilan kelompok umat beragama se-Kabupaten Bombana. Plt. Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bombana, H. Rustam, S.Sos., M.Si, membuka kegiatan ini di Aula PLHUT Kementerian Agama Kabupaten Bombana, mewakili Penjabat Bupati Bombana, Edy Suharmanto, M.Si.

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh H. Rustam, Penjabat Bupati Bombana menekankan bahwa menjaga kerukunan antarumat beragama merupakan kunci untuk mencegah radikalisasi. “Pemuda adalah pilar utama bangsa dan agen perubahan yang harus dibekali dengan wawasan kebangsaan yang kuat serta pemahaman agama yang moderat dan inklusif,” ujar Penjabat Bupati dalam sambutannya. Beliau juga menyampaikan rasa terima kasih kepada BNPT RI dan FKPT Sultra yang telah menginisiasi kegiatan Gembira Beragama di Kabupaten Bombana.

Gembira Beragama Sebagai Sarana Penyuluhan

Kegiatan ini diadakan dengan harapan untuk menciptakan kesadaran kolektif di kalangan pemuda untuk membangun masyarakat yang lebih toleran dan aman. Menurut para penyelenggara, salah satu langkah strategis dalam pencegahan radikalisme adalah dengan memperkenalkan kepada generasi muda pentingnya memahami dan menghormati perbedaan agama serta budaya yang ada di masyarakat.

Drs. Budiman, MM, Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bombana, yang juga hadir dalam acara ini, menyampaikan harapannya agar Bombana bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun toleransi antarumat beragama. “Kami berharap Gembira Beragama dapat memperkuat pondasi pemuda Bombana dalam menyikapi Pemilukada yang aman dan damai. Semua kita adalah umat beragama, dan mari kita jadikan Gerakan Beragama ini sebagai dasar kita bersikap, terutama menjelang Pemilukada 2024,” kata Budiman dengan penuh semangat.

Menghadapi Pemilukada dengan Semangat Toleransi

Kegiatan Gembira Beragama juga diselenggarakan menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) 2024 yang akan dilaksanakan pada 27 November mendatang. Menjelang momen tersebut, para peserta diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga persatuan dan kedamaian dalam proses demokrasi. Pemuda diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga ketenangan dan kedamaian, sehingga Pilkada dapat berlangsung dengan aman, tanpa gangguan dari unsur radikalisme dan terorisme.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan pemahaman tentang pentingnya keberagaman dan persatuan sebagai modal utama dalam pembangunan daerah. Dengan mengedepankan toleransi antarumat beragama, masyarakat Bombana diharapkan dapat terhindar dari pengaruh ideologi radikal yang dapat merusak keharmonisan kehidupan sosial.

Harapan untuk Masa Depan

Selama kegiatan, peserta Gembira Beragama diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait bagaimana mereka melihat peran pemuda dalam mencegah radikalisasi dan menjaga kedamaian dalam masyarakat. Dalam forum ini, para peserta juga dilibatkan dalam simulasi dialog antarumat beragama untuk memahami cara-cara menjalin komunikasi yang efektif serta menghargai perbedaan keyakinan.

“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membangun kesadaran pemuda tentang pentingnya keberagaman. Kami berharap seluruh peserta dapat menyebarkan pesan toleransi dan kedamaian ke lingkungan masing-masing agar Kabupaten Bombana menjadi contoh dalam menjaga kerukunan antarumat beragama,” tambah Drs. Budiman.

Penutupan dan Komitmen Bersama

Acara ini ditutup dengan penekanan tentang pentingnya menjaga kedamaian, persatuan, dan toleransi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Semua pihak, baik pemerintah, organisasi kemasyarakatan, maupun pemuda, diharapkan dapat terus bekerjasama untuk menciptakan masyarakat yang damai dan jauh dari pengaruh radikalisasi. Dengan komitmen yang kuat, diharapkan Kabupaten Bombana dapat menjadi teladan dalam membangun toleransi antarumat beragama di Sulawesi Tenggara.

“Mari bersama-sama kita jaga kerukunan, jangan biarkan radikalisme dan terorisme merusak kedamaian yang telah kita bangun bersama. Ini adalah tugas kita semua sebagai warga negara yang cinta damai,” tutup Budiman dengan penuh harapan.

Melalui kegiatan ini, Gembira Beragama di Kabupaten Bombana diharapkan menjadi titik awal dalam menciptakan masyarakat yang lebih inklusif, toleran, dan siap menghadapi tantangan radikalisasi menjelang Pemilukada 2024.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »