Bombana – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bombana melaksanakan sosialisasi pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), dan bullying kepada pelajar di Kecamatan Lantari Jaya. Kegiatan ini berlangsung sebagai bagian dari program Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Tim Penggerak Kabupaten Bombana, dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan pelajar terkait perlindungan anak. Kamis (5/10/2024)
Edukasi untuk Generasi Muda
Kepala Bidang Pemenuhan Hak Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak (PHP dan PKA) DP3A Bombana, Tompo, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan pentingnya membekali pelajar dengan pengetahuan untuk melindungi diri dari berbagai bentuk kekerasan dan eksploitasi.
“Pelajar adalah generasi penerus bangsa yang harus memahami hak-hak mereka dan mampu mengenali potensi bahaya di lingkungan sekitar. Edukasi ini menjadi langkah penting dalam menciptakan generasi yang berdaya dan terlindungi,” ungkap Tompo.
Kegiatan ini dihadiri oleh siswa dari SMP dan SMA di Kecamatan Lantari Jaya, dengan antusiasme tinggi dari peserta. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan jenis-jenis tindak pidana yang sering mengancam anak-anak dan remaja, seperti perdagangan orang, kekerasan seksual, dan perundungan.
Pendekatan Interaktif dan Solutif
Untuk memaksimalkan pemahaman peserta, kegiatan ini dirancang dengan pendekatan interaktif, termasuk sesi tanya jawab. Para pelajar diberi kesempatan untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, dan bertanya langsung kepada narasumber.
Seorang siswa SMA yang hadir menyatakan bahwa kegiatan ini memberinya wawasan baru tentang cara mengenali dan menghindari situasi berbahaya. “Kami jadi lebih tahu bagaimana melindungi diri, terutama dari ancaman bullying dan kekerasan,” ujarnya.
Menciptakan Lingkungan Aman dan Mendukung
DP3A Bombana berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman, harmonis, dan mendukung. Sosialisasi ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian antarpelajar, sehingga mereka saling melindungi dan menghargai hak sesama.
“Kami ingin menciptakan budaya saling peduli di kalangan generasi muda. Dengan membekali mereka pengetahuan, mereka tidak hanya melindungi diri sendiri tetapi juga menjadi agen perubahan di lingkungan mereka,” tambah Tompo.
Komitmen Jangka Panjang
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya DP3A Bombana dalam mengurangi tingkat kekerasan terhadap anak di wilayah tersebut. DP3A berkomitmen untuk terus melaksanakan program serupa, menyasar lebih banyak pelajar dan masyarakat di daerah lainnya.
“Kita harus memastikan generasi muda memiliki kesadaran tinggi terhadap hak-hak mereka dan mampu menghadapi tantangan zaman. Program ini akan terus berlanjut untuk menjangkau lebih banyak anak dan remaja di seluruh Bombana,” pungkas Tompo.
Dengan adanya sosialisasi ini, DP3A Bombana berharap pelajar semakin memahami pentingnya menjaga diri, melaporkan tindak kekerasan, dan menciptakan lingkungan sosial yang saling mendukung demi masa depan yang lebih cerah.
![]()











