Daerah  

BKPSDM Bombana Percepat Integrasi Data Kepegawaian dengan SIASN

Rumbia, 1 Oktober 2024 – Dalam upaya meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan kepegawaian, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bombana menggelar pertemuan bersama seluruh Kasubag Kepegawaian dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, dan puskesmas. Kegiatan yang berlangsung dari 1 hingga 4 Oktober 2024 di Aula Sagori BKPSDM ini membahas pemutakhiran data sebagai langkah awal integrasi Aplikasi Mantap dengan Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN).

Aplikasi Mantap, yang selama ini menjadi andalan dalam pengelolaan data kepegawaian di tingkat lokal, akan segera terhubung dengan SIASN, sistem kepegawaian nasional yang dikelola Badan Kepegawaian Negara (BKN). Integrasi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan data aparatur sipil negara (ASN), sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menerapkan tata kelola berbasis teknologi informasi.

Kasubag Perencanaan BKPSDM, Samsuddin, S.Kom, yang juga bertindak sebagai admin Aplikasi Mantap, menyampaikan pentingnya pemutakhiran data sebagai langkah awal proses integrasi. “Kita perlu memastikan seluruh data kepegawaian di Aplikasi Mantap benar-benar akurat dan sesuai standar yang ditetapkan SIASN. Oleh karena itu, partisipasi aktif dari setiap instansi sangat diperlukan agar proses ini berjalan lancar,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, BKPSDM juga memberikan panduan teknis terkait prosedur pemutakhiran data yang sesuai dengan ketentuan SIASN. Para peserta mendapat pelatihan singkat mengenai cara input data yang benar ke dalam sistem, sehingga setiap instansi mampu melakukan pembaruan data secara mandiri dengan hasil yang optimal.

“Pemutakhiran data ini bukan hanya sekadar memenuhi kebutuhan integrasi, tetapi juga menjadi langkah penting untuk menciptakan kejelasan dan transparansi dalam pengelolaan kepegawaian,” tambah Samsuddin.

BKPSDM Bombana berharap proses integrasi ini akan selesai sesuai target waktu yang telah ditentukan. Sinergi antarinstansi dinilai menjadi kunci utama dalam menyukseskan langkah besar ini. Dengan data kepegawaian yang lebih terintegrasi, diharapkan pengambilan keputusan terkait sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan Kabupaten Bombana dapat dilakukan secara lebih cepat dan akurat.

“Integrasi ini bukan hanya sekadar langkah administratif, tetapi juga sebagai upaya untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang berbasis teknologi. Kita bersama-sama menciptakan sistem yang lebih baik untuk mendukung kinerja ASN di masa depan,” kata Kepala BKPSDM Bombana dalam sambutannya.

Ketua PPK Lantari Jaya, Dwi Boby Hertanto, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut, menyampaikan apresiasi atas inisiatif BKPSDM dalam memfasilitasi integrasi data ini. “Ini langkah yang sangat positif untuk meningkatkan kualitas pengelolaan data kepegawaian. Kami di lapangan sangat mendukung program ini dan siap berkolaborasi demi kelancaran proses integrasi,” ungkapnya.

Dengan dimulainya integrasi Aplikasi Mantap dan SIASN, Kabupaten Bombana diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam penerapan sistem digital yang terstandarisasi. BKPSDM Bombana optimistis bahwa keberhasilan program ini akan menjadi langkah awal dalam mendorong digitalisasi menyeluruh di lingkungan pemerintahan.

Pertemuan yang berlangsung selama empat hari ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan sinergi antarinstansi. Melalui kerja sama yang baik, proses integrasi diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi pengelolaan data ASN, tetapi juga menciptakan budaya kerja yang lebih modern, transparan, dan akuntabel.

“Dengan sistem yang lebih terintegrasi, kita tidak hanya mempermudah pekerjaan administrasi, tetapi juga meningkatkan pelayanan kepada ASN dan masyarakat. Ini adalah bentuk nyata dari reformasi birokrasi yang kita harapkan,” pungkas Samsuddin.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »