Bombana, Selasa, 12 November 2024 – Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan pengelolaan keuangan di puskesmas, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bombana melaksanakan kegiatan pendampingan bagi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di sejumlah puskesmas. Acara ini digelar di Hotel Grand Lampusui, Kabupaten Bombana, dan berlangsung selama beberapa hari.
Kegiatan ini dihadiri oleh kepala puskesmas, tenaga medis, serta perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana. Kepala Bidang Pelayanan dan SDK, Tarzan, SKM, M.Sc, turut hadir memberikan arahan dalam acara yang berfokus pada manajemen puskesmas sebagai BLUD.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana, Darwin, SE, menekankan pentingnya kegiatan ini untuk mendorong peningkatan standar layanan kesehatan masyarakat.
“Pendampingan ini sangat penting untuk memastikan puskesmas dapat beroperasi secara efisien dan efektif. Kami ingin memastikan bahwa setiap puskesmas mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus mandiri dalam pengelolaan keuangannya,” ujar Darwin.
Pendampingan Berbasis Manajemen dan Teknologi
Kegiatan pendampingan ini dirancang untuk membantu puskesmas memahami dan mengimplementasikan tata kelola BLUD yang baik. Materi pelatihan mencakup perencanaan, penganggaran, serta pelaporan keuangan, yang bertujuan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana di puskesmas.
Tidak hanya soal manajemen keuangan, sesi peningkatan kualitas layanan kesehatan juga menjadi fokus utama. Para peserta diajak untuk berbagi praktik terbaik dalam pelayanan kesehatan, termasuk inovasi-inovasi yang dapat diterapkan untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat.
“Selain pengelolaan keuangan, kualitas pelayanan juga menjadi perhatian utama. Kami menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi, seperti sistem informasi kesehatan, untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat,” kata Tarzan.
Dukung Mandiri dan Inovatif
Melalui pendampingan ini, Dinkes berharap puskesmas di Kabupaten Bombana dapat lebih mandiri, tidak hanya dalam pengelolaan anggaran tetapi juga dalam menciptakan inovasi layanan. Puskesmas diharapkan mampu memanfaatkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dihasilkan dari layanan kesehatan sebagai tambahan anggaran operasional.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap puskesmas mampu memenuhi standar pelayanan kesehatan yang ditetapkan pemerintah. Dengan manajemen yang baik, layanan kesehatan akan semakin optimal dan masyarakat akan merasakan dampaknya secara langsung,” tambah Darwin.
Langkah Konkrit Menuju Layanan Berkualitas
Pendampingan ini mencakup beberapa langkah strategis:
- Pelatihan Manajemen
Memberikan pelatihan tentang tata kelola BLUD, perencanaan, penganggaran, dan pelaporan keuangan sesuai dengan regulasi yang berlaku. - Peningkatan Standar Layanan
Mendorong puskesmas untuk meningkatkan kualitas pelayanan melalui workshop dan penerapan standar operasional prosedur yang lebih baik. - Pemanfaatan Teknologi Informasi
Memperkenalkan sistem informasi kesehatan untuk mendukung pengumpulan data pasien, analisis kesehatan masyarakat, dan pengambilan keputusan berbasis data.
Hasil dan Harapan
Melalui kegiatan ini, puskesmas di Kabupaten Bombana diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih efisien dan berkualitas. Peningkatan kapasitas manajemen di puskesmas juga akan memperkuat kolaborasi dengan Dinas Kesehatan, sehingga program-program kesehatan dapat berjalan lebih efektif dan berkesinambungan.
Selain itu, Dinas Kesehatan berharap keberhasilan kegiatan pendampingan ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengelola puskesmas sebagai BLUD.
“Keberhasilan program ini menjadi langkah konkret dalam mewujudkan layanan kesehatan yang lebih baik di Kabupaten Bombana. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi peningkatan kesehatan masyarakat,” pungkas Darwin.
Komitmen untuk Masyarakat
Sebagai bentuk komitmen, Dinkes Bombana akan terus mendampingi puskesmas dalam mengembangkan inovasi pelayanan, memperkuat jejaring dengan berbagai pihak, dan memastikan setiap program kesehatan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Pendampingan BLUD di puskesmas ini bukan hanya tentang pengelolaan keuangan, tetapi juga merupakan langkah nyata untuk menciptakan layanan kesehatan yang lebih responsif, transparan, dan profesional. Dengan kerja sama yang solid, Kabupaten Bombana diharapkan menjadi contoh daerah dengan layanan kesehatan yang unggul dan merata.
![]()











