Daerah  

Gubernur dan Wagub Sultra Pimpin Apel Perdana ASN: Sinergi Birokrasi Kunci Utama Pembangunan

Perspektifmedia.id || KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, bersama Wakil Gubernur Ir. Hugua, memimpin apel gabungan perdana Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Sultra, Senin (3/3/2025). Lebih dari 3.500 ASN hadir dalam apel yang digelar di Lapangan Kantor Gubernur Kendari ini, menandai komitmen pasangan ASR-HUGUA pasca dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025.

Dalam sambutannya, Gubernur Sumangerukka menekankan pentingnya birokrasi yang solid dan sinergis sebagai fondasi mewujudkan visi pembangunan daerah. “Kami ingin membangun pemerintahan profesional yang mengedepankan pelayanan masyarakat. Kesejahteraan ASN juga akan jadi prioritas agar kinerja semakin optimal,” tegas mantan Mayjen TNI ini. Ia juga mengumumkan rencana peningkatan insentif ASN berdasarkan golongan dan membagikan 556 paket sembako untuk pegawai golongan 1 dan 2 sebagai bentuk apresiasi.

Wakil Gubernur Hugua menambahkan, sinergi antarinstitusi dan loyalitas ASN menjadi kunci keberhasilan program strategis, termasuk Quick Win 100 hari kerja. “Kami akan ciptakan lingkungan kerja yang mendukung agar setiap ASN mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

Apel ini dihadiri jajaran pimpinan tinggi daerah, seperti Sekretaris Daerah Sultra, kepala OPD, pejabat struktural, hingga staf fungsional. Gubernur Sumangerukka menyebut ASN sebagai “pilar utama” pelaksanaan program pembangunan, termasuk pengentasan kemiskinan, peningkatan infrastruktur, dan percepatan investasi.

“Kami tak hanya menuntut kinerja, tetapi juga memastikan hak-hak ASN terpenuhi. Insentif yang adil akan mendorong semangat kerja,” tambahnya. Rencana revisi tunjangan tersebut sedang dibahas bersama DPRD Sultra dan diharapkan terealisasi dalam waktu dekat.

Apel gabungan ini menjadi ajang konsolidasi pertama pasangan Gubernur-Wagub periode 2025–2030. Sebelumnya, keduanya telah menyusun sejumlah program prioritas, seperti digitalisasi layanan publik, penyerapan tenaga kerja lokal, dan penuntasan stunting.

Dengan semangat kolaborasi ini, Pemprov Sultra berharap dapat mempercepat terwujudnya target pembangunan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja birokrasi.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »