Daerah  

Pemerintah Kabupaten Bombana Tegaskan Komitmen Transparansi dalam Kunjungan Monev KI Sultra

Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si didampingi Kepala Dinas Kominfos, Abdul Muslikh, S.Pd., M.Si, beserta jajaran pejabat struktural dan staf, menyambut dengan hangat Kunjungan Komisi Informasi
Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si didampingi Kepala Dinas Kominfos, Abdul Muslikh, S.Pd., M.Si, beserta jajaran pejabat struktural dan staf, menyambut dengan hangat Kunjungan Komisi Informasi

Perspektifmedia.id || Bombana – Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., menerima kunjungan tim monitoring dan evaluasi (monev) dari Komisi Informasi Provinsi Sulawesi Tenggara (KI Sultra) di Aula Rapat Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfos) Kabupaten Bombana, Senin (3/11/2025). Kunjungan ini merupakan tahap akhir penilaian bagi kategori PPID Utama di kabupaten/kota se-Sultra, setelah kabupaten ini masuk empat besar dengan nilai tertinggi.

Pemimpin daerah menyambut kunjungan tim secara hangat. Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Komisi Informasi Provinsi karena telah memberikan perhatian serius terhadap pelaksanaan keterbukaan informasi publik di Kabupaten Bombana. Tahun 2024, PPID Utama Kabupaten Bombana berhasil meraih predikat “Informatif” dan menempati peringkat pertama se-Sulawesi Tenggara. Keberhasilan itu dianggap bukan sekadar prestasi, tetapi cerminan komitmen dan kerja keras seluruh perangkat daerah untuk menghadirkan layanan informasi yang cepat, akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Bupati menegaskan bahwa predikat tersebut bukanlah sebuah titik akhir. “Predikat informatif bukan akhir, tetapi awal dari tanggung jawab yang lebih besar,” ujar Bupati. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah bertekad mempertahankan, bahkan meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik — tidak hanya untuk memenuhi standar penilaian, tetapi yang terpenting adalah memenuhi hak masyarakat terhadap informasi kegiatan pemerintahan.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Bupati menambahkan bahwa setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah diperintahkan untuk mengaktifkan akun media sosial guna mempublikasikan semua kegiatan masing-masing OPD. Hal ini dilakukan agar masyarakat tahu bahwa pemerintah benar-benar bekerja dan untuk mencegah munculnya disinformasi. “Kami pandang visitasi monev ini sebagai ajang penting, tidak hanya untuk dievaluasi, tetapi juga untuk belajar, memperbaiki dan tumbuh lebih baik,” pungkasnya.

Kunjungan tim monev KI Sultra kali ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi Informasi Sultra, Hasmansyah Umar, didampingi Komisioner Divisi Kelembagaan dan Tata Kelola, Andi Ulil Amri, serta jajaran lainnya. Dalam kesempatan tersebut, Hasmansyah menilai bahwa kehadiran Bupati Bombana dalam proses visitasi mencerminkan dukungan nyata dan komitmen kuat pimpinan daerah terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas pemerintah.

Sementara itu, Ulil Amri mengungkapkan bahwa dari hasil verifikasi awal dan rangkaian visitasi monev, PPID Utama Kabupaten Bombana memiliki peluang besar untuk tetap mempertahankan predikat “Informatif” dan mempertahankan posisi sebagai peringkat pertama. Dengan demikian, Kabupaten Bombana tidak hanya menjadi contoh bagi kabupaten/kota lain di Sultra tetapi juga tetap berada di garis terdepan dalam pelaksanaan keterbukaan informasi publik.

Kegiatan visitasi dan monev ini merupakan bagian dari upaya sistematis untuk mendorong badan publik agar senantiasa terbuka dalam memberikan informasi kepada masyarakat — demi membangun kepercayaan publik dan memberikan layanan yang lebih baik. Dengan langkah-langkah yang telah ditempuh Pemerintah Kabupaten Bombana, termasuk pemanfaatan media sosial OPD dan komitmen pimpinan daerah, diharapkan keterbukaan informasi publik semakin menjadi budaya kerja di semua lini pemerintahan.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »