Perspektifmedia.id || Bombana — Personel Polsek Poleang Timur dipimpin Kapolsek Ipda Muh. Fajar Aswan T., S.Si., SH., sejak pagi hari Selasa (9 Desember 2025), mendatangi sejumlah desa yang terdampak banjir di wilayah hukumnya setelah hujan deras sejak dini hari.
Banjir yang melanda tiga lokasi sejak pukul 02.00 WITA itu disebabkan curah hujan tinggi, kondisi geografis dataran rendah, dan saluran pembuangan air yang kurang memadai. Akibatnya, puluhan rumah warga dan satu bangunan masjid terendam air.
“Kami segera turun ke lokasi untuk memastikan kondisi dan membantu warga yang terdampak,” kata Kapolsek Poleang Timur, Ipda Muh. Fajar Aswan T., S.Si., SH., saat ditemui di sela pengecekan. Ia menjelaskan, timnya juga berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan untuk penanggulangan darurat.

Data sementara yang dihimpun polisi menunjukkan, di Dusun Jatie, Desa Biru, enam rumah terendam. Kerusakan lebih luas terjadi di Dusun Labiu-biu, Desa Lara, Kecamatan Poleang Selatan, dengan 26 rumah warga terdampak. Sementara di Desa Batu Putih, selain empat rumah, Masjid Babul Jannah juga ikut terendam.
Langkah cepat polisi tidak hanya pada pendataan. Personel langsung turun tangan membantu warga menyelamatkan barang-barang dan membersihkan lumpur.
“Laporan juga telah disampaikan secara berjenjang ke Polres Bombana untuk mengoordinasikan bantuan lebih lanjut,” tambah Kapolsek.
Upaya penanganan darurat masih terus dilakukan. Pihak kepolisian mengimbau warga di wilayah rawan untuk tetap waspada mengingat potensi hujan masih ada.
![]()











