BOMBANA, perspektifmedia.id – Suasana duka dan haru menyelimuti kediaman keluarga almarhum Drs. Man Arfa, M.Si di Kelurahan Lameroro, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana, Kamis malam, 1 Mei 2025. Keluarga, kerabat, dan masyarakat setempat menggelar tahlilan sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada mantan Sekretaris Daerah Bombana tersebut.
Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si turut hadir dalam acara tersebut. Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Bombana ini menjadi ungkapan duka cita sekaligus penghormatan atas jasa dan dedikasi almarhum selama menjabat di pemerintahan daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menyampaikan bahwa almarhum Drs. Man Arfa adalah sosok yang dikenal sebagai pribadi yang baik, tulus, dan penuh tanggung jawab dalam mengemban amanah sebagai Sekda Bombana.
“Beliau adalah orang baik, penuh komitmen dalam menjalankan tugas. Kita semua merasa sangat kehilangan. Mari kita doakan, semoga seluruh amal ibadah beliau diterima dan diampuni segala khilafnya oleh Allah SWT,” ucap Bupati dengan nada penuh haru.

Tahlilan tersebut berlangsung khidmat. Para tamu yang hadir larut dalam doa bersama, mengenang sosok almarhum yang semasa hidup dikenal sebagai birokrat yang bersahaja, ramah, dan berdedikasi tinggi terhadap kemajuan Bombana. Tidak hanya keluarga dan kerabat dekat, kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah.
Tampak hadir Penjabat Sekretaris Daerah Bombana, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta tokoh masyarakat. Mereka datang untuk memberi dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan dan mendoakan almarhum agar mendapat tempat terbaik di sisi-Nya.
Kehadiran para pejabat daerah dalam acara ini menjadi simbol kuatnya rasa kebersamaan dan solidaritas dalam lingkup pemerintahan Kabupaten Bombana. Kehilangan almarhum Man Arfa dirasakan bukan hanya oleh keluarga, tetapi juga oleh banyak pihak yang pernah bekerja bersama beliau.
Semasa menjabat sebagai Sekda, Man Arfa dikenal sebagai pemimpin yang berintegritas, disiplin, dan selalu menempatkan kepentingan masyarakat di atas segalanya. Tak sedikit inovasi dan terobosan yang ia tinggalkan sebagai warisan kinerja untuk kemajuan birokrasi di Bombana.
Menurut beberapa pejabat yang hadir, almarhum tak hanya sosok pemimpin administratif, tetapi juga menjadi tempat bertanya, teman diskusi, dan pengayom bagi banyak ASN.
“Beliau tak hanya paham birokrasi, tetapi juga mampu menjadi teladan. Sikapnya yang tenang, penuh pertimbangan, membuat kami banyak belajar dari beliau,” ungkap salah satu pejabat OPD yang hadir usai acara.
Momen tahlilan ini menjadi ruang refleksi bagi banyak pihak, khususnya para birokrat muda, agar meneruskan semangat pengabdian yang telah ditunjukkan almarhum selama ini. Semangat kerja keras, ketulusan dalam melayani, dan komitmen membangun daerah menjadi nilai yang terus dikenang.
Keluarga besar almarhum pun menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan doa yang diberikan. Mereka merasa terharu dengan perhatian yang begitu besar dari pemerintah daerah dan masyarakat.
“Ini menjadi penghibur dan kekuatan bagi kami yang ditinggalkan. Semoga segala kebaikan beliau selama hidup menjadi amal jariyah,” ujar salah satu anggota keluarga.
Acara tahlilan pun ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Wajah-wajah yang hadir menunjukkan duka mendalam, namun juga kebanggaan atas jejak kebaikan yang ditinggalkan oleh almarhum Man Arfa.
![]()











