Bupati Bombana: Kehadiran 517 Prajurit Yonif 919 Wujud Sinergi TNI dan Rakyat

Bombana – Pemerintah Kabupaten Bombana menyambut kedatangan 517 prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) TP 919/Sangia Dowo dalam acara yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di Pendopo Rumah Jabatan Bupati, Minggu (15/3/2026). Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si menyebut kehadiran prajurit tersebut sebagai wujud nyata sinergi antara TNI dan rakyat.

Rombongan prajurit yang akan bertugas di wilayah itu disambut langsung oleh Bupati Burhanuddin dan Wakil Bupati Ahmad Yani, S.Pd., M.Si. Acara tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bombana Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos, para kepala perangkat daerah, tokoh adat, Mokole Rumbia, Mokole Poleang, camat, serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran para prajurit. Ia menegaskan bahwa TNI lahir dari rakyat dan akan kembali berjuang untuk rakyat.

“Terima kasih luar biasa ini yang membuat hari ini saya lebih bersemangat karena saudara-saudara. Saya yakin TNI itu lahir dari rakyat, kembali ke rakyat, dan berjuang untuk rakyat,” ujarnya di awal sambutan.

Bupati menambahkan bahwa pemerintah daerah memiliki tujuan yang sama, yakni menjadi pelayan masyarakat. Dengan kehadiran 517 prajurit, ia optimistis pelayanan publik akan semakin maksimal dan kondisi daerah semakin kondusif.

“Kami sebagai pemerintah tujuan utamanya bagaimana menjadi pelayan masyarakat, pelayan rakyat. Jadi kalau hari ini kami dibantu oleh kurang lebih 517 prajurit, saya punya keyakinan insya Allah pelayanan kita terhadap rakyat Kabupaten Bombana semakin maksimal dan kondisi Kabupaten Bombana juga semakin kondusif,” kata Burhanuddin.

Bupati juga berharap para prajurit dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan masyarakat setempat. Ia mengingatkan pentingnya adaptasi dengan kearifan lokal yang dijunjung tinggi warga Bombana.

“Demi mendukung pelaksanaan tugas-tugas negara serta pembangunan di daerah, kepada seluruh prajurit yang akan bertugas di wilayah ini kami berharap agar dapat segera beradaptasi dengan lingkungan masyarakat Kabupaten Bombana yang dikenal ramah, menjunjung tinggi nilai kebersamaan, serta menghormati kearifan lokal,” tambahnya.

Rencananya, prajurit Yonif TP 919/Sangia Dowo akan ditempatkan sementara di kawasan Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) Desa Laea, Kecamatan Poleang Selatan. Lokasi itu akan difungsikan sebagai marshalling area atau tempat penampungan sementara sebelum mereka bertugas di berbagai wilayah Bombana.

Kegiatan penyambutan yang berlangsung hangat itu diakhiri dengan buka puasa bersama. Suasana penuh kebersamaan terlihat antara pemerintah daerah, unsur TNI, dan masyarakat yang hadir. Para tokoh adat dan forkopimda turut duduk dalam satu meja, mempererat silaturahmi di bulan Ramadan.

Kehadiran prajurit Yonif 919/Sangia Dowo diharapkan tidak hanya memperkuat aspek keamanan, tetapi juga mendukung program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Bombana. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus bersinergi dengan TNI dalam mewujudkan pelayanan prima bagi warga. (Red)

Sumber PPID Utama Kabupaten Bombana.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »