Bombana – Kapolres Bombana AKBP Eko Sutomo, S.I.K., M.I.K., melakukan inspeksi mendadak ke Pelabuhan Penyeberangan Kapal Feri Bombana, guna memastikan kelancaran dan keselamatan arus mudik. Kunjungan yang dimulai pukul 13.00 Wita itu difokuskan pada pemeriksaan penumpang, kendaraan, serta kesesuaian manifes kapal guna mengantisipasi kepadatan dan potensi gangguan keamanan. Selasa (17/3/2026)
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres didampingi sejumlah pejabat terkait, antara lain Kepala UPP Pomalaa Cakra Andreas Situmeang, S.H., Kepala UPTD Pelabuhan Feri Bombana Helmi, S.I.P., Koordinator Wilker/Syahbandar Bombana Muh. Rusli, serta Kepala Cabang PT. Dharma Dwipa Utama Taufik. Turut hadir para pejabat utama Polres Bombana, Kapolsek Rumbia Ipda Rais Siddiq Saini, S.I.P., C.PS., personel Kepolisian Perairan (Airud) dan TNI Angkatan Laut.
Pada pukul 13.10 Wita, Kapolres langsung berkoordinasi dengan petugas di pintu masuk pelabuhan. Ia meminta agar pemeriksaan terhadap setiap penumpang dan kendaraan dilakukan secara tegas dan teliti. “Saya minta petugas tidak lengah. Periksa semua barang bawaan dan pastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan. Ini demi keselamatan bersama,” tegas Eko Sutomo di sela-sela pemantauan.
Setengah jam kemudian, sekitar pukul 13.40 Wita, Kapolres bersama Kepala UPP Pomalaa meninjau langsung dua kapal feri yang bersandar, yakni KMP. Dharma Dwipa Utama dan KMP. Bontoharu. Mereka mengecek daftar penumpang dan kendaraan untuk memastikan tidak ada kelebihan muatan serta data manifes sesuai dengan jumlah aktual di kapal. “Kami pastikan semua penumpang tercatat dan kapal tidak overload. Jika ditemukan ketidaksesuaian, kami akan tindak tegas,” ujar Eko saat memeriksa ruang kemudi kapal.
Koordinator Wilker/Syahbandar Bombana, Muh. Rusli, menjelaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan operator kapal untuk menjaga ketertiban. “Kami siagakan petugas 24 jam. Setiap kapal yang keluar masuk kami awasi ketat, terutama saat musim mudik seperti ini,” katanya.
Kapolres juga menyempatkan diri berdialog dengan sejumlah penumpang yang tengah menunggu keberangkatan. Ia mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan keselamatan, seperti tidak membawa barang berbahaya dan melaporkan jika ada hal mencurigakan. “Keselamatan adalah prioritas utama. Kami ingin masyarakat mudik dengan nyaman dan selamat sampai tujuan,” tambahnya.
Dari pantauan di lokasi, situasi pelabuhan terpantau aman dan tertib. Arus penumpang serta kendaraan masih lancar, meski mulai terlihat peningkatan jelang hari raya. Pihak kepolisian bersama instansi terkait akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan, terutama pada jam-jam sibuk keberangkatan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat 2026 yang digelar Polres Bombana untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran. Pengawasan ketat terhadap manifes dan kapasitas kapal dinilai krusial untuk mencegah kecelakaan laut yang kerap dipicu kelebihan muatan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan insiden berarti di Pelabuhan Feri Bombana. Petugas gabungan masih bersiaga di posko terpadu yang didirikan di area pelabuhan. (Red)
![]()











