Perspektifmedia.id, Bombana | Upaya peningkatan infrastruktur di Kabupaten Bombana terus mendapat perhatian, terutama setelah Ruas Jalan Kasipute-Lora-Bambaea resmi ditetapkan sebagai jalan berstatus provinsi. Menindaklanjuti hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama berbagai pihak terkait melakukan pendataan aset guna menyusun rencana penanganan infrastruktur secara terpadu. Jumat (7/3/2025).
Langkah awal dilakukan dengan peninjauan lapangan oleh tim gabungan yang terdiri atas Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Provinsi Sulawesi Tenggara, Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Bombana, serta Dinas PUPR Bombana. Peninjauan ini bertujuan memastikan keakuratan data aset jalan sepanjang 53,33 kilometer yang melintasi Kasipute, Lora, hingga Bambaea, sehingga memudahkan proses penanganan dan pemeliharaan infrastruktur ke depannya.
Kepala Bidang Bina Teknik dan Jasa Konstruksi PUPR Bombana, Ir. Syamsuar, ST., M.Si, menegaskan bahwa Ruas Jalan Kasipute-Lora-Bambaea memiliki peran strategis dalam mendukung pergerakan ekonomi lokal. Dengan status barunya sebagai jalan provinsi, pembangunan dan perbaikannya diharapkan lebih maksimal melalui sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten. Selain itu, pengalihan status ini diharapkan mempercepat distribusi logistik serta mempermudah akses masyarakat terhadap layanan publik.
Sebelum turun ke lapangan, tim gabungan terlebih dahulu mengadakan rapat koordinasi guna menyelaraskan langkah kerja. Mereka meninjau dokumen aset yang ada, memverifikasi kondisi riil di lapangan, serta menyusun rencana penanganan infrastruktur jangka pendek dan jangka panjang. Pendekatan komprehensif ini diharapkan mampu mengatasi tantangan pengembangan wilayah Bombana yang terus berkembang.
“Kami mendukung penuh proses pendataan aset ini. PUPR Bombana berkomitmen membantu kelancaran administrasi dan koordinasi, agar status jalan provinsi benar-benar memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” ujar Syamsuar. Ia menegaskan bahwa masukan dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk warga sekitar, akan menjadi acuan utama dalam merancang langkah perbaikan.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga turut menegaskan komitmennya dalam mendukung penataan jalan tersebut. Perwakilan instansi provinsi menyampaikan bahwa dukungan teknis dan anggaran akan disesuaikan dengan hasil inventarisasi yang dilakukan bersama. Hal ini sejalan dengan visi membangun jaringan jalan yang terintegrasi, efektif, dan berdampak luas bagi kesejahteraan warga.
Pendataan aset ini juga akan memudahkan penanganan berbagai permasalahan, seperti kerusakan badan jalan dan drainase yang kurang memadai. Dengan koordinasi intensif antara pemangku kebijakan di tingkat provinsi dan kabupaten, diharapkan rencana perbaikan dapat segera terealisasi dengan efektif dan efisien.
Tak hanya itu, keterlibatan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara serta Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Bombana menjadi krusial dalam memastikan proses pencatatan, pengalihan, dan pengelolaan aset berjalan sesuai regulasi. Setiap prosedur administrasi diperiksa dengan cermat agar tidak terjadi kendala di kemudian hari. Melalui sinergi lintas instansi ini, diharapkan Ruas Jalan Kasipute-Lora-Bambaea dapat segera ditingkatkan kualitasnya, sehingga menciptakan jalur transportasi yang lebih aman, nyaman, dan efisien.
Peran PUPR Bombana dalam mendorong proses pendataan dan penetapan aset ini sangat penting. Dengan kepastian status jalan sebagai milik provinsi, kolaborasi antara pemerintah kabupaten dan provinsi semakin kuat. Berbagai pihak meyakini bahwa perbaikan infrastruktur yang tepat sasaran akan mempercepat pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di Bombana.
Pemerintah Kabupaten Bombana berkomitmen mengawal dan membantu proses ini hingga tuntas. Setelah data terkumpul dan rencana kerja dirumuskan, diharapkan proyek pemeliharaan dan peningkatan jalan dapat segera terealisasi. Selain mempermudah konektivitas antarwilayah, proyek ini juga diharapkan mampu menumbuhkan potensi wisata dan investasi, sehingga turut berkontribusi pada kemajuan daerah.
“Kedepannya, kami akan mengoptimalkan segala sumber daya untuk memberikan dukungan yang diperlukan pihak Pemprov Sultra agar Ruas Jalan Kasipute-Lora-Bambaea bisa menjadi salah satu contoh sukses penanganan infrastruktur secara kolaboratif. Kami mengajak semua pihak, termasuk masyarakat, untuk mendukung proses ini,” tutup Syamsuar.
Melalui pendekatan yang komprehensif dan sinergi berkelanjutan, diharapkan Ruas Jalan Kasipute-Lora-Bambaea dapat memberikan manfaat maksimal bagi seluruh warga Bombana. Peningkatan kualitas infrastruktur ini menjadi bukti keseriusan PUPR Bombana dalam mewujudkan pembangunan yang merata, inklusif, dan berdaya saing.
![]()











