Perspektifmedia.id || BOMBANA – Kepolisian Resor (Polres) Bombana bersama Polsek Lantari Jaya menggelar patroli di kawasan pertambangan Desa Wumbubangka, Kecamatan Rarowatu Utara, Jumat (21/3/2025).
Kegiatan ini dilakukan untuk mencegah praktik penambangan ilegal sekaligus menjaga keharmonisan dengan warga yang menggantungkan hidup pada tambang tradisional.
Patroli yang berlangsung sekitar pukul 14.00 WITA itu tidak menemukan aktivitas penambangan skala besar atau penggunaan alat berat. Sebaliknya, petugas mendapati warga lokal melakukan penambangan manual untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Sejumlah lubang bekas tambang yang ditinggalkan juga terpantau, namun tidak ada indikasi kerusakan lingkungan masif.
“Kami tidak ingin menindak warga yang bekerja secara tradisional. Fokus kami adalah edukasi dan pencegahan eksploitasi ilegal yang merusak alam,” tegas perwakilan Polres Bombana.
Dalam kesempatan itu, petugas memberikan imbauan agar masyarakat menghindari praktik tambang berisiko tinggi dan menggunakan metode ramah lingkungan.
Respons positif datang dari Ketua Karang Taruna Desa Wumbubangka, Hamdan S.IP. Ia menyebut pendekatan persuasif kepolisian justru memperkuat kepercayaan warga.
“Mereka yang menambang adalah orang tua kami. Ini dilakukan untuk bertahan hidup, bukan serakah. Kami apresiasi cara polisi yang mengedepankan dialog,” ujarnya.
Kepolisian menegaskan, patroli rutin akan terus dilakukan untuk memastikan keseimbangan antara penegakan hukum dan penghidupan masyarakat. “Kami ingin lingkungan lestari, tetapi juga tidak mengabaikan kebutuhan warga,” tambah perwakilan Polres.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi model penanganan konflik sumber daya alam di daerah lain, di mana kepentingan ekonomi warga dan kelestarian lingkungan bisa berjalan beriringan.
Pewarta Abdul Muis
Editor Redaksi
![]()











