Daerah  

Kemenag Bombana Launching Kampung Zakat Perdana di Desa Tapuhahi

Bombana, Kamis, 28 November 2024 – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bombana secara resmi meluncurkan Program Kampung Zakat Tahun 2024 di Desa Tapuhahi, Kecamatan Rumbia Tengah. Program ini menjadi tonggak sejarah sebagai Kampung Zakat perdana di Bombana, yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pendekatan spiritual, ekonomi, pendidikan, dan sosial.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Sulawesi Tenggara, H. Muhamad Saleh, yang didampingi sejumlah pejabat, termasuk Staf Ahli Bidang Administrasi Setda Bombana Muslihin, SP, mewakili Pj. Bupati Bombana. Turut hadir pimpinan dan anggota BAZNAS Sultra, sejumlah kepala kantor Kemenag dari kabupaten tetangga, pimpinan bank syariah, para pejabat struktural dan fungsional lingkup Kemenag Bombana, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Bombana melalui Staf Ahli Bidang Administrasi, Muslihin, SP, menyampaikan apresiasi terhadap hadirnya Kampung Zakat di Desa Tapuhahi. Ia menilai program ini sangat bermanfaat dalam membantu pemerintah daerah mengatasi persoalan masyarakat, khususnya para mustahik.

“Kampung Zakat ini merupakan langkah strategis untuk mendukung pembangunan daerah melalui penguatan dakwah, pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan sosial kemanusiaan. Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana siap mendukung keberadaan Kampung Zakat ini dengan memberikan bantuan sembako dan benih hortikultura bagi para mustahik,” ujar Muslihin.

Mengentaskan Kemiskinan dengan Pendekatan Terintegrasi
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Sulawesi Tenggara, H. Muhamad Saleh, menjelaskan bahwa Kampung Zakat adalah salah satu program unggulan Kementerian Agama yang bertujuan mengentaskan kemiskinan dan memberdayakan masyarakat.

“Kementerian Agama bersama BAZNAS dan LAZNAS menggagas program ini sebagai upaya memberikan kemudahan kepada masyarakat di bawah garis kemiskinan untuk memperoleh hak dasar mereka. Kampung Zakat tidak hanya menyentuh aspek spiritual, tetapi juga dimensi ekonomi, pendidikan, dan sosial, dengan tujuan menciptakan masyarakat yang lebih adil, makmur, dan sejahtera,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Bombana atas dukungan terhadap program ini.

“Kami berterima kasih kepada Pemda Bombana yang telah mendukung penuh pelaksanaan program Kampung Zakat. Semoga bantuan pemberdayaan ini dapat dilaksanakan secara profesional, transparan, dan akuntabel,” tambahnya.

Bantuan dan Kegiatan Lapangan
Pada kesempatan tersebut, berbagai bantuan diberikan kepada masyarakat, termasuk benih dan pupuk pertanian, sembako, dan bantuan untuk pondok pesantren. Setelah acara launching, rombongan melakukan peninjauan ke lapangan untuk melihat langsung aktivitas kelompok tani di Desa Tapuhahi.

Program Kampung Zakat ini juga melibatkan penyuluh agama dan pertanian dalam mendampingi masyarakat. Kepala Desa Tapuhahi menyambut baik inisiatif ini, dengan harapan kampungnya dapat menjadi model bagi desa-desa lain di Bombana.

“Kami sangat bersyukur atas program ini. Kehadiran Kampung Zakat membawa harapan baru bagi masyarakat untuk lebih maju, khususnya dalam pengembangan ekonomi berbasis keagamaan,” ujar Kepala Desa Tapuhahi.

Membangun Sinergi untuk Masa Depan
Program Kampung Zakat menjadi bukti nyata sinergi antara Kemenag, BAZNAS, pemerintah daerah, dan masyarakat. Dengan pendekatan yang komprehensif, program ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan program serupa di wilayah lain.

“Kami optimistis program Kampung Zakat ini akan membawa dampak besar bagi kesejahteraan masyarakat. Harapan kami, program ini dapat terus berkembang dan menjadi contoh keberhasilan pemberdayaan berbasis zakat di tingkat nasional,” pungkas Muhamad Saleh.

Acara yang berlangsung dengan penuh khidmat ini menegaskan komitmen semua pihak untuk mewujudkan masyarakat Bombana yang lebih sejahtera, melalui pengelolaan zakat yang profesional dan berkeadilan. Dengan langkah awal ini, Desa Tapuhahi diharapkan menjadi cerminan kesuksesan program Kampung Zakat di Sulawesi Tenggara.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »