Bombana – Sebuah rumah milik seorang petani di Desa Pallimae, Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, hangus dilalap api pada Selasa pagi (09/06/2026) sekitar pukul 09.30 Wita. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materi ditaksir mencapai Rp457,8 juta.
Kebakaran terjadi di rumah milik Najemuddin (65), warga Desa Pallimae, Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana. Api pertama kali muncul dari bagian depan rumah dan dengan cepat merembet ke seluruh bangunan.
“Saya kaget melihat api sudah besar dari depan. Semua barang berharga habis tidak sempat diselamatkan,” ujar Najemuddin.
Berdasarkan keterangan sementara dari kepolisian, kebakaran disebabkan oleh hubungan arus pendek (korsleting). Personel Polsek Poleang yang mendapat laporan melalui telepon segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Bersama warga sekitar, mereka berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya serta menyelamatkan sejumlah barang. Polisi juga langsung mengamankan lokasi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Najemuddin yang bekerja sebagai petani dan pekebun itu kehilangan hampir seluruh hartanya. Rincian kerugian meliputi uang tunai Rp300 juta, emas seberat 50 gram senilai Rp175,5 juta, dua unit kulkas (Rp3 juta), empat unit lemari (Rp12 juta), satu unit mesin jahit (Rp300 ribu), empat unit ranjang (Rp4 juta), serta satu unit sofa (Rp1 juta). Total kerugian mencapai Rp457.800.000.
“Semua yang saya kumpulkan bertahun-tahun lenyap dalam sekejap. Saya hanya bisa pasrah,” tambah Najemuddin dengan mata berkaca-kaca.
Meski kerugian materi sangat besar, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Pihak kepolisian masih terus melakukan pendataan dan mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap instalasi listrik di rumah masing-masing. Red
![]()











