Kabaena, Bombana – Dalam upaya mendorong pertumbuhan dan pengembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM), Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Kabupaten Bombana menggelar kegiatan pendampingan bagi pelaku IKM di Kecamatan Kabaena Barat, Kabaena Utara, dan Kabaena Tengah. Kegiatan yang berlangsung pada 6 hingga 9 November 2024 ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas pelaku IKM dalam aspek teknis, manajerial, dan pemasaran agar mereka mampu bersaing di pasar lokal maupun nasional.
Pendampingan dilakukan oleh tiga narasumber berkompeten, yaitu Ambo Rappe, Dirhan, dan Amiluddin, dengan koordinasi langsung dari Kepala Bidang Industri, Pak Aswar. Masing-masing narasumber memiliki fokus khusus dalam memberikan bimbingan kepada para pelaku IKM di bidang teknologi produksi, strategi pemasaran, dan manajemen keuangan.
Menguatkan Kualitas Produk dan Teknologi Produksi
Ambo Rappe, salah satu narasumber, menjelaskan bahwa pendampingan kali ini difokuskan pada penguatan kualitas produk serta pengenalan teknologi produksi modern yang dapat diterapkan oleh para pelaku IKM. “Kami ingin para pelaku IKM di Kabaena dapat memanfaatkan teknologi dan inovasi untuk meningkatkan produktivitas mereka, sekaligus menjaga kelestarian produk lokal yang mereka hasilkan,” ujar Ambo.
Menurutnya, pengenalan teknologi produksi yang lebih efisien akan membantu pelaku IKM meningkatkan kualitas dan kuantitas produk mereka, sehingga lebih siap menghadapi permintaan pasar yang semakin berkembang.
Pemasaran Digital dan Branding Produk
Di sisi lain, Dirhan, narasumber yang fokus pada pemasaran, menekankan pentingnya membangun branding yang kuat serta pemanfaatan pemasaran digital untuk mengembangkan pasar produk IKM. “Tidak cukup hanya dengan menghasilkan produk berkualitas. Pelaku IKM juga harus memahami bagaimana cara memasarkan produk mereka secara efektif, baik secara offline maupun online. Di era digital ini, pemasaran online sangat penting untuk memperluas jangkauan pasar,” ungkap Dirhan.
Dirhan juga mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi dalam branding, agar produk yang dihasilkan bisa dikenal luas dan memiliki ciri khas yang membedakannya dari produk serupa.
Manajemen Keuangan yang Terencana
Sementara itu, Amiluddin, yang bertugas mendampingi pelaku IKM dalam aspek keuangan, menyoroti pentingnya pencatatan keuangan yang baik dan terstruktur untuk mendukung keberlanjutan usaha. “Banyak pelaku IKM yang belum sepenuhnya sadar akan pentingnya manajemen keuangan yang terencana. Padahal, pencatatan yang rapi dan penggunaan anggaran yang bijak merupakan kunci agar usaha dapat terus berkembang dengan sehat,” jelas Amiluddin.
Dia menekankan pentingnya pembukuan yang transparan dan akurat, agar pelaku IKM bisa memantau perkembangan usaha dan mengambil keputusan yang tepat dalam menghadapi tantangan bisnis.
Respons Positif dari Pelaku IKM
Pelaku IKM yang mengikuti kegiatan pendampingan ini mengaku sangat terbantu dengan ilmu dan wawasan baru yang didapat. Siti Rahma, seorang pengusaha kerajinan bambu dari Kabaena Utara, menyampaikan rasa terima kasihnya atas pelaksanaan kegiatan ini. “Saya sangat terbantu dengan pendampingan ini. Saya jadi lebih paham tentang cara memperluas pasar dan meningkatkan nilai produk saya,” ungkapnya dengan penuh antusiasme.
Selain itu, beberapa pelaku IKM lainnya juga menyatakan bahwa mereka merasa lebih percaya diri untuk mengembangkan usaha mereka setelah mendapatkan bimbingan dari para narasumber yang berpengalaman.
Harapan untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Pak Aswar, selaku Kepala Bidang Industri Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Kabupaten Bombana, mengungkapkan harapannya agar kegiatan pendampingan ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi pelaku IKM di Kabaena. “Kami berharap, setelah mengikuti kegiatan pendampingan ini, para pelaku IKM di Bombana, khususnya yang ada di Kabaena, dapat lebih produktif dan berdaya saing. Pendampingan ini adalah komitmen kami dalam mendukung pengembangan IKM di daerah,” ujar Pak Aswar.
Beliau juga menambahkan, bahwa dengan adanya peningkatan kapasitas dalam hal produksi, pemasaran, dan manajemen keuangan, diharapkan para pelaku IKM akan mampu berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah. Selain itu, produk-produk lokal Bombana juga bisa memiliki daya saing yang lebih kuat di pasar luar daerah, bahkan nasional.
Mendorong Pembangunan Ekonomi Daerah
Dengan terlaksananya kegiatan pendampingan ini, diharapkan para pelaku IKM di Kabaena akan lebih mampu mengembangkan usaha mereka secara profesional dan berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, mengingat IKM merupakan salah satu sektor yang berpotensi besar dalam menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan roda perekonomian lokal.
Dinas Perindustrian Kabupaten Bombana berkomitmen untuk terus mendampingi para pelaku IKM, memberikan pelatihan dan bimbingan, serta memfasilitasi mereka dalam mengakses pasar yang lebih luas. Dengan begitu, produk-produk lokal Bombana dapat semakin dikenal dan diminati, yang pada gilirannya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menggerakkan ekonomi daerah Bombana ke arah yang lebih baik.
Pendampingan ini juga menandakan komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana dalam mewujudkan iklim usaha yang kondusif, serta mendukung pelaku IKM untuk beradaptasi dengan perkembangan pasar yang semakin kompetitif dan dinamis.
![]()











