Bombana, 17 Desember 2024 – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bombana melalui Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan menggelar kegiatan edukasi terkait konsumsi pangan lokal berbasis Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA). Kegiatan ini berlangsung di SDN 21 Lantawonua, Kecamatan Rumbia, dan dihadiri oleh Kepala Desa Lantawonua, kepala sekolah, siswa-siswi, serta beberapa guru SDN 21 Lantawonua.
Edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah, tentang pentingnya konsumsi pangan lokal yang beragam dan sehat. Dalam kegiatan tersebut, tim Dinas Ketahanan Pangan memberikan materi tentang pola makan yang memenuhi prinsip B2SA, yang mencakup kebutuhan gizi yang seimbang sekaligus mendorong penggunaan bahan pangan lokal sebagai upaya mendukung ketahanan pangan daerah.
Pangan B2SA adalah pangan yang beragam jenisnya, baik hewani maupun nabati, sebagai sumber karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral. Dengan menerapkan pola konsumsi pangan B2SA, diharapkan dapat mencegah berbagai penyakit akibat malnutrisi, seperti anemia, kekurangan energi kronis (KEK), dan stunting.
Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan, Safruddin Ratta, S.P., M.A.P., menyampaikan bahwa program ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi pangan yang berkualitas. “Melalui edukasi ini, kami berharap anak-anak dapat memahami bahwa pangan lokal tidak hanya mudah dijangkau, tetapi juga kaya manfaat bagi kesehatan dan tumbuh kembang mereka. Kegiatan ini juga berhubungan dengan program nasional pemberian makanan sehat gratis,” ujarnya.
Kegiatan ini dilaksanakan dengan cara yang interaktif dan menghibur, sehingga para siswa dapat dengan mudah memahami materi yang disampaikan. Selain itu, para siswa juga diajak untuk berpartisipasi dalam permainan edukatif yang berhubungan dengan konsumsi pangan sehat.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini dengan harapan dapat memberikan dampak positif dalam kebiasaan makan sehat para siswa. “Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini karena selain menambah wawasan, anak-anak juga diajarkan untuk mencintai produk lokal yang sehat dan aman,” ujar Kepala Sekolah SDN 21 Lantawonua.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut di sekolah-sekolah lain sebagai bagian dari upaya bersama membangun generasi yang sehat dan sadar akan pentingnya ketahanan pangan berbasis lokal. Melalui edukasi berkelanjutan, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bombana menunjukkan komitmennya dalam mendukung terciptanya pola konsumsi yang sehat dan mendukung pembangunan ketahanan pangan daerah yang berkelanjutan.
![]()











