Pemkab Bombana Salurkan BLT dan Modal BUMDes untuk Atasi Kemiskinan Ekstrem

Perspektifmeddia.id || Bombana – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana, Sulawesi Tenggara, mempercepat program pengentasan kemiskinan ekstrem melalui penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa dan penyertaan modal Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Pulau Kabaena.

Bupati Ir. H. Burhanuddin, M.Si dan Wakil Bupati Ahmad Yani secara langsung menyerahkan bantuan tersebut dalam kunjungan kerja perdana mereka ke wilayah kepulauan itu, Rabu, 09 April 2025.

BLT Dana Desa diberikan kepada 698 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan total Rp628,2 juta untuk periode Januari-Maret 2024. Sementara, 28 BUMDes di Kabaena menerima penyertaan modal senilai Rp4,22 miliar guna mendukung program ketahanan pangan dan pengembangan produk unggulan desa.

“Ini langkah awal untuk memastikan masyarakat terdampak kemiskinan ekstrem segera terbantu. BLT ini hanya untuk tiga bulan, tapi akan berlanjut dengan program berkelanjutan,” ujar Bupati Burhanuddin di lokasi penyerahan. Ia menambahkan, penyaluran serupa akan segera dilakukan di wilayah Rumbia, Rarowatu, dan Poleang.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Bombana, M. Hadi Rahardjo Putra, menjelaskan bahwa bantuan ini dirancang untuk memperkuat ekonomi desa.

“BLT dan modal BUMDes tidak hanya memenuhi kebutuhan jangka pendek, tetapi juga membangun kemandirian desa melalui program seperti One Village One Product (OVOP),” jelasnya.

Tenaga Ahli P3MD Kabupaten Bombana, Abady Makmur, menegaskan komitmen Pemkab dalam program 100 hari kerja.

“Ini bukti konkret untuk menurunkan angka kemiskinan ekstrem sekaligus mendorong desa menciptakan produk unggulan berbasis lokal,” katanya.

Bupati Burhanuddin menekankan, bantuan ini bagian dari strategi besar Pemkab Bombana untuk pemerataan kesejahteraan.

“Pembangunan desa harus inklusif, terutama di daerah kepulauan seperti Kabaena. Tidak boleh ada yang tertinggal,” tegasnya.

Penyerahan bantuan ini juga menjadi pijakan bagi desa untuk mengoptimalkan BUMDes dalam meningkatkan pendapatan masyarakat. “Dana ini harus dikelola transparan dan berdampak langsung pada kesejahteraan warga,” tambah Wakil Bupati Ahmad Yani.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »