Perspektifmedia.id || Bombana – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Bombana berkomitmen mempercepat penurunan angka stunting melalui program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). Hal tersebut ditekankan dalam Sosialisasi Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) Pekan GENTING yang diselenggarakan secara virtual via Zoom dan berpusat di Aula Rapat Measa Laro, Kantor Bupati Bombana, pada Rabu (10 September 2025).
Kepala DPPKB Bombana, Drs. H. Abdul Azis, M.Si, menyatakan bahwa sosialisasi ini menjadi panduan bagi Tim Pengendali GENTING (TPG) di seluruh tingkatan untuk melaksanakan program secara terarah. “Melalui program ini, kami ingin memastikan pemenuhan gizi anak dan memperkuat kepedulian bersama terhadap generasi yang lebih sehat dan berkualitas,” ujarnya.
Abdul Azis mengungkapkan, saat ini terdapat 876 Keluarga Risiko Stunting (KRS) yang terdata di Bombana. Sebanyak 401 KRS telah mendapat intervensi, sementara 475 KRS lainnya masih memerlukan penanganan. “Alhamdulillah dari total 876 KRS, kami sudah melakukan intervensi pada 401 KRS. Masih ada 475 KRS yang belum teredukasi,” jelasnya.
Untuk mempercepat penanganan, program GENTING telah dibentuk hingga tingkat kelurahan/desa. Setiap pemangku kepentingan akan diberi tanggung jawab untuk mengintervensi minimal 2 KRS melalui edukasi, pelatihan, atau penanganan langsung. “Kami akan membagikan penanganan ini kepada setiap pemangku kepentingan,” tambah Abdul Azis.
Strategi ini diharapkan mampu menyelesaikan masalah stunting secara merata di seluruh wilayah Bombana. DPPKB bersama TPG berkomitmen memperkuat peran lintas sektor guna memastikan tumbuh kembang anak optimal menuju generasi sehat, cerdas, dan berkualitas.
![]()











