Perspektifmedia.id—Dinas Kesehatan Bombana mempercepat pemeriksaan kesehatan gratis untuk menjangkau 30% dari 168.000 penduduknya pada akhir 2025, didorong oleh program nasional dan keselarasan dengan visi-misi Bupati. Target itu ditegaskan Kepala Dinas Kesehatan Darwin, SE, usai penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Pelataran X MTQ Kelurahan Lauru, Kecamatan Rumbia Tengah, Rabu (4/6/2025).
“Jika animo masyarakat rendah, petugas kesehatan akan turun door to door agar target 30% tercapai,” tegas Darwin.
Saat ini, baru 9.000 warga yang terperiksa—melampaui target 7.000 dalam 100 hari kerja Bupati, namun masih jauh dari capaian nasional.
“Untuk wilayah Sulawesi Tenggara Bombana berada di posisi keempat dalam partisipasi pemeriksaan kesehatan gratis ini” Terangnya.

Program yang berjalan sejak Februari ini memprioritaskan pemeriksaan tensi, kolesterol, gula darah, dan asam urat.
“Hasilnya didominasi gangguan tensi dan kolesterol. Data ini kami input ke aplikasi Satu Sehat Indonesia untuk menjadi dasar alokasi dana pusat,” jelas Darwin.
Pemerintah sementara menanggung biaya bahan medis habis pakai (BMHP) sembari menunggu penyaluran dana pusat.
Kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan kesehatan digencarkan untuk memperluas jangkauan hingga pelosok. Enam belas dokter di Rumbia, Rumbia Tengah dan RSUD Bombana untuk kelancaran program pemeriksaan kesehatan gratis.
“Pemeriksaan ini harus tuntas sebelum 31 Desember,” tambahnya.
Darwin berkomitmen mengintegrasikan layanan serupa di setiap kegiatan publik.
Pewarta Abdul Muis
Editor Redaksi
![]()











