Bupati Bombana Ingatkan Ujaran Kebencian di Medsos adalah Ranah Hukum

Perspektifmedia.id || Bombana — Pemerintah Kabupaten Bombana mengambil sikap tegas terhadap maraknya ujaran kebencian dan provokasi di media sosial yang dinilai mengancam kerukunan masyarakat. Penegasan itu disampaikan Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., dalam rapat koordinasi dengan Forkopimda, Sekda, serta Badan Kesbangpol, pada Sabtu (27/12/2025).

Rapat yang digelar di Pendopo Rumah Jabatan Bupati itu merespons laporan masyarakat mengenai beredarnya konten digital yang menyasar kelompok etnis, budaya, dan agama. Konten tersebut dipandang berpotensi merusak ketertiban umum serta mengikis persatuan dan keharmonisan sosial di Bombana.

Dalam arahan tegasnya, Bupati Burhanuddin menyatakan pemerintah daerah tidak akan mentolerir segala bentuk ujaran kebencian, diskriminasi, maupun provokasi di ruang publik, khususnya platform digital. Ia menekankan pentingnya etika dan tanggung jawab dalam berekspresi di dunia maya.

“Media sosial harus menjadi ruang yang sehat dan beretika. Jika sudah mengandung unsur ujaran kebencian dan provokasi, maka itu bukan lagi persoalan etika, melainkan sudah masuk ke ranah hukum,” tegas Burhanuddin di hadapan para peserta rapat.

Bupati menyatakan penanganan dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum. Ia meminta masyarakat mempercayakan proses hukum kepada kepolisian sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami imbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang, menahan diri, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu valid. Mari bersama jaga situasi daerah agar tetap kondusif,” ajaknya.

Untuk mengatasi persoalan ini, koordinasi lintas sektor akan diperkuat. Pimpinan DPRD bersama unsur Forkopimda sepakat menelusuri pihak-pihak yang diduga terlibat dalam penyebaran konten berbahaya tersebut. Di sisi lain, upaya edukasi literasi digital bagi masyarakat dinilai krusial agar penggunaan media sosial dilakukan secara lebih bijak dan bertanggung jawab.

Melalui forum ini, seluruh pihak berkomitmen menjaga keamanan dan keharmonisan antarwarga. Pendekatan dialog dan musyawarah akan diutamakan dalam menyikapi setiap persoalan di masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Bombana mengajak seluruh elemen masyarakat terus memperkuat tali persatuan, persaudaraan, dan kebersamaan di tengah keberagaman. Langkah ini diharapkan dapat mewujudkan Bombana yang aman, damai, dan harmonis untuk semua warganya.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »