Kendari, Jumat, 15 November 2024 – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DISDUKCAPIL) Kabupaten Bombana, yang diwakili oleh Kepala Bidang Pencatatan Sipil Tasman, S.KM., bersama tim, mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pencatatan Sipil se-Sulawesi Tenggara. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 15 hingga 17 November 2024, di Kota Kendari, dengan tema “Terwujudnya Tertib Administrasi Kependudukan Melalui Layanan yang Cepat, Akurat, dan Membahagiakan.”
Acara yang dihadiri oleh perwakilan DISDUKCAPIL dari seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. Muhammad Fadlansyah, M.Si. Dalam sambutannya, Fadlansyah menekankan pentingnya pengelolaan data kependudukan yang valid sebagai tulang punggung pelayanan publik.
“Data kependudukan yang akurat adalah dasar dari pelayanan yang berkualitas. Tidak hanya mendukung pelayanan masyarakat, tetapi juga menjadi fondasi dalam perencanaan pembangunan dan pelaksanaan pemilu yang tertib,” ujarnya.
Fokus Utama dan Narasumber Terpercaya
Bimtek kali ini menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Walter Edward Walau, S.Sos., M.P.A., dari Direktorat Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil, serta Drs. Muhammad Idris, M.Pd., Kabid Fasilitasi Pelayanan Administrasi Kependudukan DISDUKCAPIL Provinsi Sulawesi Tenggara. Keduanya memberikan paparan mendalam terkait empat pokok bahasan utama, yaitu:
- Akurasi Data Kependudukan – Menyoroti pentingnya sinkronisasi data di tingkat nasional dan daerah.
- Penguatan Peran Data Kependudukan – Data sebagai alat strategis dalam pembangunan.
- Dukungan terhadap Pilkada Serentak 2024 – Peran data kependudukan dalam mendukung kelancaran pemilihan umum.
- Transformasi Digital Administrasi Kependudukan – Pemanfaatan teknologi untuk percepatan layanan.
Melalui sesi daring, Walter Edward Walau menyampaikan bahwa transformasi digital dalam administrasi kependudukan adalah langkah wajib untuk menciptakan pelayanan yang lebih efisien. “Sinkronisasi data dari pusat hingga daerah adalah kunci percepatan pelayanan administrasi. Dengan data yang terintegrasi, masyarakat dapat menikmati layanan yang lebih cepat, akurat, dan tanpa hambatan,” jelasnya.
Sementara itu, Muhammad Idris menggarisbawahi pentingnya keseimbangan antara kecepatan layanan dengan keakuratan data. “Pelayanan yang baik bukan hanya soal cepat, tapi juga harus akurat dan mudah diakses oleh semua lapisan masyarakat,” tegasnya.
Komitmen untuk Pelayanan Lebih Baik
Bimtek ini juga menjadi wadah bagi peserta untuk berbagi pengalaman dan inovasi dalam pengelolaan administrasi kependudukan. Dengan tema yang humanis, kegiatan ini menyoroti pentingnya menciptakan layanan yang tidak hanya memenuhi standar teknis, tetapi juga membangun kepuasan dan kebahagiaan masyarakat.
Tasman, S.KM., yang mewakili DISDUKCAPIL Bombana, menyampaikan harapannya agar hasil Bimtek dapat diterapkan di daerah. “Kami berkomitmen meningkatkan layanan administrasi kependudukan di Bombana, menjadikannya lebih cepat, akurat, dan ramah bagi masyarakat,” ucapnya.
Harapan dan Langkah ke Depan
Melalui Bimtek ini, pemerintah daerah berharap dapat memperkuat kapasitas aparatur dalam memberikan layanan prima. Penguatan peran data kependudukan juga diharapkan mampu mendukung kelancaran Pilkada serentak 2024 sekaligus mempercepat transformasi digital dalam tata kelola administrasi.
“Administrasi kependudukan bukan sekadar dokumen, tetapi bagian dari hak dasar warga negara. Maka, tugas kita adalah memastikan masyarakat mendapatkan layanan terbaik,” tutup Muhammad Fadlansyah dalam pidatonya.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas layanan publik di Sulawesi Tenggara, menciptakan tata kelola administrasi yang lebih modern dan inklusif.
![]()











