Bombana – Dalam upaya mencegah terjadinya banjir akibat penyumbatan drainase, Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena Kodim 1431/Bombana bersama Bhabinkamtibmas dan warga Lingkungan Tanjung Perak melaksanakan kegiatan gotong royong untuk membersihkan parit di kawasan tersebut. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (26/09/2024) dan menjadi contoh nyata kolaborasi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus upaya preventif menghindari bencana banjir.
Dipimpin oleh Serka Jaelani, kegiatan gotong royong ini melibatkan partisipasi aktif warga setempat yang turut serta membersihkan parit-parit yang telah tersumbat oleh sampah dan lumpur. Serka Jaelani mengungkapkan bahwa pembersihan saluran air merupakan langkah penting untuk menjaga kelancaran aliran air dan mencegah terjadinya banjir, terutama pada musim hujan yang kerap mengancam daerah dengan drainase yang kurang terawat.
“Pembersihan parit ini sangat penting untuk menjaga aliran air agar tidak tersumbat. Dengan gotong royong, kita bisa mencegah masalah yang lebih besar seperti banjir di musim hujan,” ungkap Serka Jaelani, yang juga berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga infrastruktur lingkungan.
Kegiatan tersebut juga mendapat apresiasi dari Kepala Lingkungan Tanjung Perak, Bapak Surdin. Ia mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas atas partisipasi dan antusiasme warga yang terlibat dalam gotong royong tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menunjukkan kepedulian bersama terhadap lingkungan sekitar, dan menjadi langkah positif dalam menjaga kesehatan dan kenyamanan lingkungan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang telah membantu kami. Gotong royong ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan,” ujar Surdin dengan penuh rasa syukur, menambahkan bahwa kebersihan lingkungan harus menjadi tanggung jawab bersama.
Danramil 1431-02/Kabaena, Kapten Inf Efendi, yang turut memantau jalannya kegiatan, menyatakan bahwa kegiatan gotong royong ini tidak hanya bertujuan untuk membersihkan saluran air, namun juga sebagai upaya untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan infrastruktur lingkungan. Menurutnya, program semacam ini harus terus didorong agar masyarakat lebih peduli dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan tempat mereka tinggal.
“Kegiatan ini bukan hanya soal pembersihan, tetapi juga upaya untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Kami harap ini bisa menjadi contoh bagi lingkungan lainnya,” kata Kapten Efendi. Pernyataan ini menunjukkan komitmen TNI untuk mendukung program-program pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada kesejahteraan bersama.
Kegiatan gotong royong ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan guna mengurangi potensi terjadinya bencana, seperti banjir. Dengan berfungsinya drainase secara optimal, air hujan dapat mengalir dengan lancar, mengurangi risiko genangan dan bencana banjir yang sering terjadi di musim hujan. Kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat setempat ini merupakan bentuk nyata sinergi untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat, aman, dan nyaman untuk dihuni.
“Semoga kegiatan ini bisa menjadi contoh yang baik bagi masyarakat lainnya. Jika kita bersatu, segala masalah, termasuk banjir, dapat kita hadapi dengan lebih mudah,” ujar Serka Jaelani menutup kegiatan gotong royong.
Dengan kolaborasi yang kuat antara aparat keamanan dan masyarakat, diharapkan kebersihan lingkungan di Kecamatan Kabaena dapat terus terjaga, dan potensi bencana dapat diminimalisir. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata bahwa melalui gotong royong, banyak hal dapat dicapai untuk kebaikan bersama, terutama dalam menjaga keberlanjutan dan kenyamanan hidup di lingkungan sekitar.
![]()











