Perspektifmedia.id || Bombana -Kapolres Bombana AKBP Wisnu Hadi membantah tegas tuduhan penerimaan aliran dana dari PT. Panca Logam (PLM) dan PT. Anugerah Alam Buana Indonesia (AABI) yang dilayangkan Forum Aktivis Anti Korupsi Nusantara (FPKN), menyebutnya sebagai informasi tidak berdasar dan tanpa bukti jelas setelah pemberitaan salah satu media online pada Kamis (3/7/2025) di Bombana, Sulawesi Tenggara.
Dalam rilis resmi Polres Bombana, Jumat (4/7/2025), Wisnu menegaskan tuduhan FPKN yang mendesak pencopotannya bersama Kasatreskrim sebagai upaya penyudutan tidak akurat.
Ia mempertanyakan kredibilitas sumber berita Netralnews yang memberitakan dugaan penerimaan dana koordinasi dari aktivitas pertambangan ilegal.
“Tudingan melalui media tersebut sama sekali tidak benar dan tidak memiliki dasar kuat,” tegas Wisnu. “Saya secara pribadi maupun institusi tidak pernah menerima aliran dana apa pun dari perusahaan-perusahaan itu.”
Kapolres menyayangkan pemberitaan tanpa konfirmasi ke pihak tertuduh, yang dinilainya melanggar prinsip jurnalistik dasar.
“Media profesional wajib melakukan check and recheck serta memberi ruang klarifikasi. Ini menghasilkan berita tidak berimbang dan berpotensi merusak nama baik Polri,” tambahnya.
Wisnu menekankan komitmennya memberantas praktik ilegal di sektor pertambangan dan bersedia memberikan klarifikasi lanjutan. Hingga berita ini dirilis, belum ada tanggapan dari FPKN terkait bantahan tersebut.
Polres Bombana menyatakan tetap menjalankan tugas secara profesional tanpa terpengaruh isu tidak bertanggung jawab.
Polres Bombana menegaskan operasionalnya tidak terganggu oleh tuduhan tersebut dan mengimbau masyarakat menyaring informasi dari sumber terpercaya.
![]()











