Kerja Sama Warga-Polri Selamatkan Korban Longsor Tambang Emas Ilegal

Bombana – Tangan-tangan warga dan aparat kepolisian bahu-membahu menyelamatkan empat korban tanah longsor di lubang tambang emas tanpa izin (PETI) Desa Wumbubangka, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Senin (6/4) sore. Satu orang ditemukan meninggal, satu kritis, satu luka patah tulang, dan satu korban lainnya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat setelah sempat tertimbun material.

Longsor terjadi tiba-tiba saat sejumlah warga tengah bekerja di lubang material tambang liar. Mendengar kejadian itu, personel Polsek Lantari Jaya langsung bergerak bersama masyarakat setempat melakukan evakuasi awal dengan peralatan seadanya. Dalam proses pertama, seorang korban bernama Kartini, 50 tahun, ditemukan sudah tidak bernyawa. Korban lain, Erna, 46 tahun, dalam kondisi kritis dan segera dirujuk ke RSUD Tanduale Bombana.

Namun pencarian satu korban lain, Husmiati, 42 tahun, sempat terhenti pada malam hari. Hujan deras dan minimnya alat berat membuat tim evakuasi mengutamakan keselamatan.

“Kami mengutamakan keselamatan dalam setiap proses penanganan,” kata Kapolsek Lantari Jaya, IPTU Prasetyo Nento, S.H., C.P.M., di lokasi kejadian.

Keesokan harinya, Selasa (7/4) pukul 07.30 WITA, Polsek Lantari Jaya bersama warga kembali melanjutkan pencarian dengan mengerahkan satu unit alat berat eskavator. Hingga pukul 09.17 WITA, Husmiati berhasil ditemukan dalam keadaan hidup. Ia langsung dievakuasi ke rumah warga terdekat, lalu diberangkatkan ke rumah duka menggunakan ambulans.

“Alhamdulillah, berkat kerja sama yang baik antara personel Polri dan masyarakat, seluruh korban akhirnya dapat ditemukan,” ujar Prasetyo.

Korban lain yang mengalami luka patah tulang kaki adalah Bungawati, 52 tahun, warga Desa Lakomato, Kabupaten Kolaka. Saat ini seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis.

Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mengulangi aktivitas penambangan tanpa izin karena risiko longsor dan bahaya jiwa sangat tinggi. Situasi di lokasi kejadian kini kondusif, dan Polri terus melakukan langkah preventif. (Red)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »