Perspektifmedia.id || Baubau – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana menyatakan dukungannya terhadap penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) 2025-2029, yang mengedepankan strategi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Hal ini disampaikan Bupati Bombana, H. Burhanuddin, saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) RKPD 2026 dan Forum Konsultasi Publik RPJMD di Kota Baubau, Senin (14/4/2025).
Kegiatan bertema “Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Masyarakat” ini dibuka Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk, dengan dihadiri Gubernur Sultra Andi Sumangerukka, Wakil Gubernur Hugua, serta seluruh kepala daerah se-Sultra.
Turut hadir perwakilan kementerian, lembaga nonstruktural, dan tokoh masyarakat.

Bupati Burhanuddin menegaskan komitmen daerahnya mendukung arah kebijakan RPJMD 2025-2029.
“Kami siap mengoptimalkan potensi lokal Bombana, seperti sektor pertanian dan pariwisata, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Ini selaras dengan visi pembangunan Sultra,” ujarnya.
Gubernur Andi Sumangerukka menjelaskan, dokumen RPJMD akan fokus pada peningkatan kualitas infrastruktur, pengentasan ketimpangan antarwilayah, dan penguatan daya saing sektor unggulan.
“Pembangunan berkelanjutan bukan hanya soal lingkungan, tapi juga pemerataan akses ekonomi bagi seluruh masyarakat,” tegasnya.
Wamendagri Ribka Haluk dalam sambutannya mengapresiasi komitmen Pemda Sultra dalam merancang kebijakan berbasis data dan partisipasi publik.

Ia juga menekankan pentingnya integrasi program antardaerah untuk meminimalisasi tumpang-tindih anggaran.
Forum ini menjadi ajang konsultasi publik guna menyerap aspirasi masyarakat, termasuk dari kelompok rentan, yang akan menjadi bahan penyempurnaan dokumen perencanaan.
Hasil Musrenbang diharapkan menjadi acuan bagi kabupaten/kota di Sultra dalam menyusun RKPD 2026.
![]()











