Daerah  

Peningkatan Produktivitas Padi: Dinas Pertanian Bombana Gelar Demplot Benih Terstandar

Bombana, 30 September 2024 – Dinas Pertanian Kabupaten Bombana menggelar kegiatan demplot benih padi inbrida terstandar di Balai Benih Padi, Desa Toburi, Kecamatan Poleang Utara. Kegiatan ini dihadiri oleh 30 petani dari Kelompok Tani PB Suka Damai Desa Toburi dan Kelompok Tani PB Sri Ayu Desa Tampabulu, serta sejumlah pejabat terkait.

Hadir dalam pertemuan ini Kepala Dinas Pertanian Bombana Sarif, SH, Camat Poleang Utara, Kepala Desa Toburi, Kepala Desa Tampabulu, Kepala Bidang Penyuluhan Hasriani Husain, SP, Koordinator Jabatan Fungsional (KJF), Kepala UPTD Penyuluhan, Pengawas Mutu Hasil Tanaman Ahli Muda Ade Lukman, SP.MM, perwakilan BSIP Sulawesi Tenggara, UPTD BPSBTP Provinsi Sulawesi Tenggara, serta Koordinator PPL dan PPL BPP Kecamatan Poleang Utara.

Acara dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Bombana, Sarif, SH, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya penyediaan benih berkualitas untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Bombana.

“Ketersediaan benih bermutu dari varietas unggul sangat penting untuk mendukung peningkatan produktivitas dan produksi padi. Kami berharap melalui sosialisasi ini, para petani dapat memahami standar nasional Indonesia (SNI) dalam penangkaran benih padi inbrida serta pentingnya penerapan SNI Indogap dalam budidaya,” ujar Sarif.

Ia juga mengimbau para petani untuk memanfaatkan kegiatan ini sebagai sarana pembelajaran. “Semoga kegiatan ini tidak hanya meningkatkan hasil pertanian tetapi juga membuka peluang bagi pengembangan usaha tani dan UMKM berbasis pertanian,” tambahnya.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari BSIP Provinsi Sulawesi Tenggara, Muhammad Adlan Larisu, SH, SP, M.Si, yang membawakan materi tentang prosedur sertifikasi benih berbasis SNI. Sementara itu, BPSBTP Provinsi Sulawesi Tenggara, melalui Gusmawan Ahrifan, SP, menyampaikan panduan teknis budidaya mulai dari pemilihan benih unggul, pengolahan lahan, hingga pascapanen.

“Proses budidaya yang benar sejak awal hingga akhir akan menentukan kualitas dan kuantitas hasil panen. Penerapan SNI adalah kunci untuk memastikan standar mutu produk pertanian,” jelas Gusmawan dalam penyampaian materinya.

Acara juga dilengkapi dengan sesi tanya jawab, di mana peserta aktif mengajukan pertanyaan seputar budidaya dan permasalahan yang dihadapi di lapangan.

Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik lapangan berupa penanaman benih padi inbrida oleh Kelompok Tani PB Suka Damai di Desa Toburi. Praktik ini dipandu oleh Koordinator Jabatan Fungsional (KJF) dan didampingi oleh Petugas Penyuluh Lapangan (PPL).

Kegiatan demplot ini akan dilanjutkan dengan pertemuan pemupukan dasar pada 15 hari setelah tanam (HST). Pendampingan secara berkala akan dilakukan oleh penyuluh pertanian hingga masa panen untuk memastikan keberhasilan budidaya dan penerapan ilmu yang telah diberikan.

“Pendampingan ini bertujuan agar petani dapat mengatasi kendala yang dihadapi selama proses budidaya. Kami juga berharap mereka mampu mereplikasi metode ini dalam usahatani mereka di masa depan,” ungkap Koordinator PPL setempat.

Para petani yang hadir menyambut baik kegiatan ini. Mereka mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru, terutama terkait standar mutu benih dan teknik budidaya yang lebih efisien.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami. Kami jadi paham cara budidaya yang benar, mulai dari memilih benih unggul hingga pascapanen. Harapannya, hasil panen kami bisa lebih baik,” ujar salah satu peserta dari Kelompok Tani PB Sri Ayu.

Dengan adanya kegiatan ini, Dinas Pertanian Kabupaten Bombana optimistis mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas pertanian di wilayahnya. Upaya ini sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk menjadikan Bombana sebagai salah satu sentra pertanian unggulan di Sulawesi Tenggara.

“Semoga kegiatan ini dapat menjadi awal dari transformasi sektor pertanian di Bombana, dengan petani yang lebih mandiri, produktif, dan inovatif,” tutup Sarif.

Kegiatan serupa direncanakan akan terus digelar di berbagai wilayah Bombana untuk memperluas manfaat dan menjangkau lebih banyak petani.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »