Daerah  

Pesta Rakyat di Bulan Suci: Bombana Sambut Pemimpin Baru dengan Adat dan Buka Puasa Bersama

Perspektifmedia.id || BOMBANA – Masyarakat Bombana menyambut Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Ir. H. Burhanuddin, M.Si dan Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, dengan meriah dalam acara bertajuk adat dan religi di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati, Senin (3/3/2025). Kedatangan mereka, yang baru saja dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025, disemarakkan prosesi budaya, doa bersama, dan buka puasa ramai-ramai di bulan Ramadan.

Kedua pemimpin disambut gemuruh tepuk tangan saat tiba di Rujab Bupati. Prosesi pengalungan bunga khas Bombana menjadi pembuka, diikuti pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan tausiah yang menegaskan pentingnya kepemimpinan berbasis integritas. “Doa ini kami panjatkan agar Bapak Bupati dan Wakil Bupati diberi kekuatan menjalankan amanah,” ucap tokoh agama setempat, disambut lantunan amīn oleh ratusan undangan.

Suasana Rujab Bupati sejak siang telah dipadati pimpinan daerah, mulai dari Kapolres Bombana, Dan Kodim 1431, kepala desa, hingga perwakilan perbankan. Karangan bunga berjejer di setiap sudut, sementara spanduk bertuliskan “Selamat Memimpin” berkibar di antara dentang musik tradisional.

Usai prosesi, acara berlanjut dengan buka puasa bersama. “Ini bukan sekadar makan bersama, tapi simbol kebersamaan kami dengan rakyat,” ujar Bupati Burhanuddin dalam sambutannya.

Ia menegaskan komitmen membangun Bombana secara inklusif. “Periode kontestasi sudah usai. Kini, mari kita satukan langkah untuk kemajuan daerah,” serunya. Wakil Bupati Ahmad Yani menambahkan, “Kami ingin dengar suara rakyat, dari petani hingga pelaku UMKM. Bombana harus maju dari semua sisi.”

Dukungan juga datang dari Plh. Sekda Bombana, dr. Sunandar. “Masyarakat percaya duo ini bisa bawa Bombana ke level nasional, terutama di sektor pariwisata dan pertanian,” tegasnya.

Pasca-salat Magrib berjamaah, acara ramah tamah digelar. Warga antusias bersalaman dan berfoto dengan Bupati-Wabup, sementara anak-anak berlarian menikmati suguhan kue tradisional. “Ini momen langka. Kami merasa pemimpin benar-benar dekat dengan rakyat,” ujar Siti, warga Bombana yang hadir sejak pagi.

Prosesi ini menjadi penanda dimulainya “kerja pukat” kepemimpinan Burhanuddin-Ahmad Yani. Dengan semangat Ramadan sebagai pemantik, mereka bertekad menjadikan Bombana contoh harmoni antara tradisi, agama, dan pembangunan modern.

Pewarta Abdul Muis

Editor Redaksi

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »