Perspektifmedia.id || KENDARI – Suasana akrab dan semangat kebersamaan mewarnai acara buka puasa bersama yang digelar Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si dan Wakil Bupati Ahmad Yani, S.Pd., M.Si di kediaman Bupati, Mandonga, Kota Kendari, Minggu (2/3/2025). Acara bertajuk tasyakuran ini menjadi ajang sinergi antara pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan warga usai Bupati dan Wakil Bupati kembali dari Retret Kepala Daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang.
Tak kurang dari 50 tamu undangan hadir, termasuk Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra Drs. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., Plh Sekda Bombana Dr. H. Sunandar A. Rahim, M.Kes, tokoh agama, tokoh adat, serta jajaran Pemkab Bombana. Bupati Burhanuddin dalam sambutannya menyebut acara ini sebagai bentuk syukur sekaligus upaya mendekatkan diri dengan masyarakat.
“Ini momen ‘rame-rame’ yang penuh berkah. Bukan sekadar buka bersama, tapi juga ajang mendengar langsung aspirasi warga sambil menyantap kolak dan kurma,” ujar Burhanuddin disambut tepuk tangan hadirin.
Wakil Bupati Ahmad Yani menambahkan, kehangatan Ramadan harus menjadi pemantik kolaborasi. “Dari meja makan ini, kami harap lahir ide-ide segar untuk pembangunan Bombana. Sinergi Pemda dan masyarakat kunci utamanya,” tegasnya.

Acara dibuka dengan doa bersama jelang azan Magrib, dilanjutkan buka puasa dengan hidangan khas seperti sop konro, pisang goroho, dan es blewah. Usai salat berjamaah, suasana cair dengan obrolan santai seputar program pemkab hingga keluhan warga soal infrastruktur.
“Baru kali ini pemimpin ngobrol langsung sambil lesehan sama kami. Rasanya pemerintah benar-benar ‘turun’ ke masyarakat,” ujar pemuda Bombana yang sempat hadir.
Acara yang berlangsung hingga pukul 20.00 WITA ini juga menjadi sinyal positif bagi hubungan Pemda-masyarakat pascaramadan.
“Ini langkah kecil yang berdampak besar. Kebersamaan seperti ini yang kami rindukan,” pungkas Hj. Fatmawati Kasim Marewa, ketua PKK setempat.
Sebagai penutup, Bupati dan Wakil Bupati menyerukan komitmen untuk menjadikan momentum Ramadan sebagai awal percepatan pembangunan berbasis gotong royong. “Ramadan mengajarkan kita untuk berbagi. Mari terus jaga semangat ini demi Bombana yang lebih maju,” tutup Burhanuddin.
Pewarta Abdul Muis
Editor Redaksi
![]()











