Daerah  

Sosialisasi Pengawasan Kampanye, Diskominfos Bombana Tekankan Pentingnya Penanganan Hoax di Media Sosial

Bombana – Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfos) Kabupaten Bombana, Fadlan, S.Si., MM, menekankan pentingnya penanganan hoax di media sosial selama masa kampanye Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2024. Hal ini disampaikan dalam kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bombana di Hotel Istana, Kelurahan Poea, pada Rabu (2/10/2024).

Acara ini dihadiri oleh seluruh Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) se-Kabupaten Bombana, serta berbagai pihak terkait, termasuk perwakilan partai politik, calon peserta pemilu, dan masyarakat umum. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran semua pihak mengenai pengawasan kampanye tatap muka dan kampanye di media sosial, yang menjadi salah satu tantangan besar dalam menjaga integritas pemilu di era digital.

Dalam paparannya, Fadlan menjelaskan bahwa media sosial memainkan peran besar dalam proses kampanye. Namun, potensi penyebaran informasi palsu (hoax) menjadi ancaman serius yang dapat merusak kualitas pemilu dan mempengaruhi kepercayaan publik. Oleh karena itu, pengawasan terhadap konten kampanye digital menjadi hal yang sangat krusial.

“Pengawasan terhadap informasi yang beredar di media sosial sangat penting untuk menjaga integritas pemilu. Hoax tidak hanya merugikan kandidat tertentu, tetapi juga merusak kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi,” ujar Fadlan.

Ia menambahkan, pemerintah telah bekerja sama dengan Bawaslu untuk mengeluarkan regulasi yang mengatur penyebaran informasi di media sosial. Regulasi tersebut mencakup langkah-langkah pencegahan dan sanksi bagi pelanggar, guna menciptakan lingkungan kampanye yang lebih sehat, aman, dan transparan.

Fadlan juga menjelaskan bahwa masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam pengawasan dengan melaporkan konten yang diduga hoax. Pemerintah daerah telah menyediakan platform pelaporan resmi melalui situs lapor.go.id atau laman PPID Utama Kabupaten Bombana di www.ppid.bombanakab.go.id.

“Kami memfasilitasi masyarakat yang ingin melaporkan informasi hoax. Laporan yang disampaikan harus dilengkapi dengan bukti pendukung yang dapat dipertanggungjawabkan. Identitas pelapor dijamin kerahasiaannya,” jelas Fadlan.

Langkah ini, menurutnya, adalah upaya untuk memberdayakan masyarakat dalam menjaga ekosistem informasi yang sehat selama masa kampanye.

Selain membahas penanganan hoax, Fadlan juga mengajak semua pihak untuk berpartisipasi aktif dalam menciptakan lingkungan pemilihan yang sehat dan beretika. Ia berharap peserta sosialisasi, terutama Panwascam, dapat menjadi garda terdepan dalam memastikan setiap kampanye berlangsung sesuai regulasi yang ada.

“Kita semua memiliki peran penting dalam menciptakan pemilu yang bersih. Saya mengajak seluruh peserta sosialisasi untuk turut aktif mengawasi dan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya kampanye yang etis dan bebas dari hoax,” tambahnya.

Kegiatan sosialisasi ini mendapat respons positif dari para peserta yang hadir. Diskusi interaktif antara pembicara dan peserta berlangsung hangat, terutama ketika membahas regulasi terkait kampanye di media sosial. Para peserta menyampaikan berbagai pertanyaan dan pandangan, menunjukkan antusiasme mereka dalam memahami isu-isu yang diangkat.

“Ini sangat bermanfaat bagi kami, terutama dalam memahami bagaimana menangani informasi hoax yang kerap muncul di masa kampanye. Kami juga mendapat pengetahuan tentang cara memberikan edukasi kepada masyarakat,” ujar salah seorang anggota Panwascam.

Dengan adanya sosialisasi ini, Bawaslu dan Diskominfos Kabupaten Bombana berharap dapat meningkatkan kesadaran semua pihak tentang pentingnya pengawasan kampanye dan penanganan hoax di media sosial. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan pemilu yang transparan, adil, dan berkualitas.

“Kami optimistis, melalui kolaborasi antara pemerintah, penyelenggara pemilu, dan masyarakat, kita dapat mewujudkan pemilu yang bermartabat, bebas dari hoax, dan berlandaskan prinsip demokrasi yang sehat,” pungkas Fadlan.

Sosialisasi mengenai pengawasan kampanye dan penanganan hoax yang digelar Bawaslu Kabupaten Bombana bersama Diskominfos menjadi momen penting untuk menyatukan langkah dalam menghadapi tantangan pemilu digital. Dengan kerja sama yang baik antara semua pihak, pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bombana 2024 diharapkan dapat berlangsung dengan sukses dan berkualitas.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »