Daerah  

TNI dan Warga Bombana Bersinergi Tanam 300 Bibit Mangrove Cegah Abrasi

Bombana – Sebagai langkah nyata untuk mencegah abrasi pantai, Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia yang dipimpin oleh Batuud Pelda La Ulo bersama masyarakat Desa Lampata, Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana, melakukan penanaman 300 bibit mangrove di sepanjang garis pantai desa tersebut. Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk para siswa sekolah dasar dan perangkat desa, yang menunjukkan semangat gotong royong dalam menjaga lingkungan pesisir.  Jumat (4/10/2024)

Langkah Konkret Melawan Abrasi

Penanaman mangrove ini bertujuan untuk melindungi garis pantai dari abrasi, menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, dan mendukung keberlanjutan lingkungan hidup. Mangrove, selain sebagai pelindung alami terhadap erosi pantai, juga berperan penting dalam menjaga habitat bagi berbagai biota laut.

Batuud Koramil 1431-01/Rumbia, Pelda La Ulo, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program TNI untuk mempererat hubungan dengan masyarakat melalui aksi nyata menjaga kelestarian lingkungan.
“Penanaman mangrove ini adalah salah satu bentuk tanggung jawab kami bersama masyarakat untuk mencegah abrasi dan menjaga ekosistem pesisir. Kami berharap kegiatan ini meningkatkan kesadaran akan pentingnya melestarikan alam, terutama di kalangan generasi muda,” ujar Pelda La Ulo.

Kolaborasi Antara TNI dan Masyarakat

Kegiatan ini juga disambut baik oleh masyarakat setempat. Kepala Dusun 3 Desa Lampata, Bapak Sahrudin, mengungkapkan rasa terima kasih atas inisiatif yang digagas oleh TNI.
“Kami sangat bersyukur atas program ini. Penanaman mangrove ini menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi abrasi dan menjaga lingkungan desa kami tetap lestari,” katanya.

Para siswa yang turut berpartisipasi juga mengaku bangga bisa ikut dalam kegiatan ini. Salah seorang siswa menyebutkan bahwa penanaman mangrove ini adalah pengalaman berharga dan pembelajaran langsung tentang pentingnya menjaga lingkungan.

Apresiasi dari Komandan Koramil

Danramil 1431-01/Rumbia, Kapten Inf Syafaruddin, memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini. Dalam penutupannya, ia menekankan bahwa langkah kecil seperti ini memiliki dampak besar jika dilakukan secara berkelanjutan.
“Kegiatan ini bukan sekadar menanam pohon, tetapi juga menanam kesadaran di hati setiap orang untuk mencintai dan menjaga lingkungan. Kami berharap aksi ini memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan menjadi contoh bagi daerah lainnya,” tegasnya.

Upaya Berkelanjutan

Penanaman mangrove ini merupakan langkah awal dari serangkaian upaya berkelanjutan yang direncanakan oleh Koramil 1431-01/Rumbia bersama masyarakat setempat. Ke depan, program serupa akan terus digalakkan untuk memperluas area mangrove dan memastikan keberlanjutan ekosistem pesisir.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan Desa Lampata dapat menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara TNI dan masyarakat mampu menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan kehidupan. Penanaman 300 bibit mangrove hari ini tidak hanya menjadi simbol pelestarian alam, tetapi juga komitmen bersama dalam melindungi bumi untuk generasi mendatang.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »