Bombana, Kamis (16/01/2025) – Sebagai tindak lanjut dari peluncuran Kampung Zakat di Desa Tapuhahi, Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana pada November 2024 lalu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sulawesi Tenggara menyerahkan bantuan berupa bibit bawang merah sebanyak 100 kg kepada Kelompok Tani Pucuk Perintis. Bantuan tersebut diserahkan oleh perwakilan Baznas Kementerian Agama Kabupaten Bombana, Bang Muzakir, S.PI, dan diterima langsung oleh Ketua Kelompok Tani Pucuk Perintis, Bustam.
Penyerahan bantuan ini turut disaksikan oleh Sekretaris Baznas Kabupaten Bombana, Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Rumbia Tengah, Penyuluh Pertanian, serta Kepala Dusun Desa Tapuhahi. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian serta mendorong petani agar bertransformasi dari penerima manfaat (mustahik) menjadi pemberi zakat (muzakki) di masa mendatang.
Bang Muzakir menjelaskan bahwa Kampung Zakat merupakan inisiatif dari Kementerian Agama RI yang bekerja sama dengan Baznas dan pemerintah daerah untuk membantu masyarakat dalam berbagai bidang, termasuk dakwah, ekonomi, pertanian, kesehatan, pendidikan, dan sosial kemanusiaan. Ia berharap bantuan bibit bawang merah ini dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan produksi pertanian masyarakat Desa Tapuhahi.
“Kami berharap dengan adanya bantuan dari Baznas Provinsi dan dukungan berupa pupuk dari Baznas Kabupaten Bombana, produksi bawang merah di daerah ini semakin meningkat. Ini adalah bagian dari upaya kita bersama dalam mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan petani. Ke depan, kami juga akan menjalin kerja sama lebih erat dengan Dinas Pertanian Bombana agar program ini semakin optimal,” ujar Bang Muzakir.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Pucuk Perintis, Bustam, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan. Ia menyebut bahwa bantuan ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga menjadi motivasi bagi kelompoknya untuk lebih giat dalam mengembangkan pertanian bawang merah.
“Kami sangat berterima kasih kepada Baznas dan Kementerian Agama atas bantuan yang diberikan. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus bekerja keras dan meningkatkan hasil pertanian. Semoga program seperti ini terus berlanjut dan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” ujar Bustam.
Program Kampung Zakat di Desa Tapuhahi ini diharapkan menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis zakat yang dapat berkelanjutan. Dengan sinergi antara Baznas, pemerintah daerah, dan kelompok tani, diharapkan sektor pertanian di Kabupaten Bombana semakin maju dan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.
![]()











