Daerah  

Bombana Mantapkan Strategi Pengarusutamaan Gender Demi Pembangunan Inklusif

Bombana, 24 November 2024 – Dalam upaya memperkuat implementasi Pengarusutamaan Gender (PUG), Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bombana menggelar Rapat Koordinasi Penyusunan Kebijakan Pelaksanaan PUG. Acara berlangsung di Aula Kantor Bappeda Bombana dan dihadiri oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beserta Kasubag Perencanaan dan Keuangan dari masing-masing OPD.

Komitmen Bersama Wujudkan Kesetaraan Gender
Kepala DP3A Bombana, Drs. Abdul Rahman, M.Si., dalam sambutannya menegaskan pentingnya perspektif gender dalam perencanaan pembangunan. “Pengarusutamaan gender adalah strategi kunci untuk memastikan setiap kebijakan pembangunan memberikan manfaat yang adil bagi perempuan dan laki-laki. Kami berharap sinergi antarinstansi dapat memperkuat pencapaian tujuan ini,” ujarnya.

Dalam rapat ini, tiga agenda utama menjadi fokus pembahasan:

  1. Evaluasi Implementasi PUG di Bombana
    Peserta rapat membahas capaian dan hambatan pelaksanaan PUG di Kabupaten Bombana. Hal ini meliputi penyelarasan program pembangunan dengan prinsip kesetaraan gender untuk memastikan manfaat yang inklusif.
  2. Penyusunan Kebijakan dan Strategi PUG
    Diskusi mendalam dilakukan untuk menyusun langkah strategis integrasi perspektif gender dalam perencanaan anggaran dan program kerja setiap OPD.
  3. Penguatan Kapasitas Pemangku Kepentingan
    Pemaparan mengenai pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam memahami dan menerapkan PUG secara efektif di tingkat daerah.

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Pembangunan Berkeadilan
Kepala Bappeda Bombana, Husrifnah Rahim, ST., M.Si., dalam paparannya menyoroti pentingnya kerja sama lintas sektor. “PUG bukan hanya tanggung jawab DP3A, tetapi tugas kita bersama. Dengan kebijakan yang mendukung, kita dapat memastikan pembangunan di Bombana lebih adil, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan seluruh masyarakat,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa integrasi PUG dalam kebijakan daerah tidak hanya meningkatkan efektivitas pembangunan, tetapi juga mendukung pencapaian target nasional dalam bidang kesetaraan gender.

Rekomendasi Strategis Hasil Rapat
Dari diskusi yang dilakukan, beberapa rekomendasi penting disepakati, di antaranya:

  • Penguatan regulasi daerah yang mendukung pelaksanaan PUG.
  • Peningkatan alokasi anggaran yang responsif gender dalam setiap program pembangunan.
  • Pembentukan tim teknis PUG di tingkat OPD untuk memastikan pelaksanaan kebijakan berjalan sesuai rencana.

Kesetaraan Gender sebagai Pilar Pembangunan Daerah
Rapat koordinasi ini ditutup dengan deklarasi komitmen bersama seluruh peserta untuk mendorong kesetaraan gender sebagai bagian integral dari pembangunan daerah. Dengan kebijakan yang responsif dan sinergi antarinstansi, DP3A Bombana optimistis dapat mewujudkan pembangunan yang lebih inklusif dan berkeadilan.

“Kami yakin bahwa melalui PUG, pembangunan di Bombana tidak hanya akan menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera, tetapi juga lebih harmonis dan berdaya saing,” tutup Abdul Rahman.

Melalui langkah strategis ini, Kabupaten Bombana diharapkan dapat menjadi contoh implementasi PUG yang efektif, mendukung pencapaian kesetaraan gender yang berkelanjutan, dan mendorong pembangunan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »