Bombana – Penjabat (Pj) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bombana yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD. Agenda rapat kali ini adalah Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi atas Pidato Pengantar Bupati Bombana terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Selasa (25/11/ 2025)
Rapat yang dipimpin langsung oleh Pimpinan DPRD Kabupaten Bombana ini juga diisi dengan penyerahan dokumen pemandangan umum masing-masing fraksi kepada Pj. Bupati Bombana. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses pembahasan APBD 2025 yang bertujuan memastikan bahwa setiap program dan anggaran mencerminkan kebutuhan masyarakat Kabupaten Bombana.
Dalam pidatonya, Edy Suharmanto menyampaikan apresiasi kepada DPRD atas peran aktifnya dalam membahas Raperda APBD 2025. “Kami menyambut baik pemandangan umum dari fraksi-fraksi DPRD. Ini adalah bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan legislatif untuk bersama-sama membangun Bombana yang lebih baik. Kami berkomitmen untuk memanfaatkan anggaran secara efektif dan transparan demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Edy.
Fraksi-Fraksi Sampaikan Aspirasi
Seluruh fraksi DPRD Kabupaten Bombana secara bergantian menyampaikan pemandangan umum yang mencakup masukan, kritik, serta dukungan terhadap program-program prioritas pemerintah daerah dalam APBD 2025. Beberapa isu strategis yang menjadi sorotan meliputi pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan pelayanan kesehatan dan pendidikan, serta penguatan sektor ekonomi lokal.
Ketua DPRD Bombana menegaskan bahwa proses penyusunan APBD harus mencerminkan kebutuhan riil masyarakat. “Kami berharap rancangan APBD 2025 ini dapat mencakup program-program yang benar-benar mendukung pembangunan di berbagai sektor. Harus ada keberpihakan nyata pada kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Transparansi dan Akuntabilitas Jadi Prioritas
Pj. Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mengutamakan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran. Hal ini menjadi salah satu langkah strategis agar setiap rupiah yang dialokasikan melalui APBD dapat memberikan dampak signifikan bagi masyarakat.
“Transparansi adalah kunci utama dalam pengelolaan APBD. Kami tidak hanya ingin menyusun anggaran, tetapi juga memastikan implementasinya berjalan sesuai rencana dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambah Edy.
Proses Selanjutnya
Setelah penyerahan pemandangan umum fraksi-fraksi, proses pembahasan APBD akan memasuki tahap evaluasi dan penyempurnaan. DPRD bersama pemerintah daerah akan kembali berdiskusi untuk menyelaraskan usulan program dengan kebutuhan anggaran yang tersedia.
“Kami berharap proses ini dapat berjalan lancar dengan mengedepankan semangat kolaborasi dan kepentingan masyarakat Bombana. Setiap masukan dari fraksi-fraksi akan menjadi bahan evaluasi yang sangat berharga,” tutup Edy.
Dukungan untuk Masyarakat Bombana
Melalui pembahasan Raperda APBD 2025 ini, DPRD dan pemerintah daerah berkomitmen untuk menghadirkan kebijakan anggaran yang inklusif dan berpihak pada masyarakat. Fokus utama tetap pada pengentasan masalah-masalah mendasar, seperti peningkatan infrastruktur pedesaan, akses air bersih, dan program pemberdayaan masyarakat.
Rapat paripurna yang berlangsung khidmat ini menjadi cerminan dari semangat kebersamaan antara eksekutif dan legislatif dalam mewujudkan Bombana yang lebih maju dan sejahtera. Masyarakat Bombana diharapkan dapat terus mendukung dan memantau proses ini, sehingga pembangunan yang direncanakan benar-benar terealisasi sesuai kebutuhan.
![]()











