Daerah  

Dukung Ketahanan Pangan, Kementan RI Salurkan 25 Ton Benih Padi untuk Perluasan Areal Tanam di Bombana

Bombana, 9 September 2024 – Dalam rangka mendukung program peningkatan produktivitas pertanian, Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Tanaman Pangan menyerahkan bantuan benih padi sawah Varietas Ciherang untuk mendukung Program Perluasan Areal Tanam (PAT) di Kabupaten Bombana. Penyerahan secara simbolis dilakukan di Desa Lakomea, Kecamatan Rarowatu.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bombana, Sarif, SH, menyerahkan bantuan ini didampingi oleh Camat Kecamatan Rarowatu Zakir, S.Pd, Kepala Desa Lakomea Efendi, SH, Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Hasbi, SP, MM, Kabid Penyuluhan Hasriani Husain, SP, dan UPTD Balai Pelaksana Penyuluhan Pertanian Kabupaten Bombana Heriyani, SP, M.Si. Turut hadir pula perwakilan Kelompok Jabatan Fungsional (KJF) dan anggota kelompok tani setempat.

Sebanyak 25.000 kilogram benih padi disalurkan, dengan target perluasan tanam mencapai 1.000 hektare. Kegiatan ini merupakan bagian dari alokasi bantuan benih padi bersumber dari dana APBN Tugas Pembantuan (TP) pusat dan provinsi yang bertujuan mendukung peningkatan indeks pertanaman serta menanggulangi inflasi daerah.

Dorongan untuk Meningkatkan Produktivitas Pertanian

Dalam sambutannya, Sarif menekankan pentingnya memanfaatkan bantuan tersebut secara optimal dan sesuai dengan jadwal tanam yang telah ditetapkan. “Kami berharap benih ini dapat ditanam tepat waktu dan dikelola dengan baik, mengingat cuaca yang tidak menentu saat ini. Program ini adalah salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan indeks pertanaman sekaligus menjaga kestabilan ekonomi daerah,” ujar Sarif.

Sarif juga menjelaskan bahwa Kabupaten Bombana menerima sejumlah alokasi bantuan benih pada tahun 2024, antara lain:

  1. Benih Padi Sawah PAT Pusat seluas 1.000 hektare yang tersebar di berbagai kecamatan.
  2. Benih Padi Sawah Pusat Akibat Kekeringan seluas 1.000 hektare untuk wilayah terdampak.
  3. Benih Padi Sawah PAT dan Pompanisasi Pusat seluas 1.065 hektare.
  4. Benih Padi Sawah TP Provinsi seluas 500 hektare.

“Untuk wilayah Kecamatan Rarowatu, bantuan yang diterima mencakup 416 hektare dengan melibatkan 27 kelompok tani dan 465 petani,” tambah Sarif.

Dukungan Kelompok Tani di Desa Lakomea

Lokasi penyerahan di Desa Lakomea, tepatnya di area Kelompok Tani Bunga Padi, menjadi pusat perhatian kegiatan ini. Para petani mendapatkan arahan langsung mengenai pengelolaan benih dan teknis penanaman. Camat Kecamatan Rarowatu, Zakir, S.Pd., menyampaikan apresiasinya atas perhatian pemerintah terhadap kebutuhan petani. “Program ini adalah bukti nyata komitmen pemerintah dalam mendukung kesejahteraan petani dan menciptakan ketahanan pangan yang kuat,” ungkap Zakir.

Kepala Desa Lakomea, Efendi, SH, juga mengungkapkan harapannya agar bantuan ini mampu meningkatkan hasil panen di wilayahnya. “Kami akan terus mendukung para petani untuk memanfaatkan bantuan ini secara maksimal. Kami percaya, dengan kerja sama yang baik, hasil pertanian kita akan semakin meningkat,” ujarnya.

Strategi Hadapi Tantangan Cuaca Ekstrem

Para narasumber dari Dinas Pertanian juga memberikan edukasi mengenai teknik budidaya yang efektif, termasuk adaptasi terhadap tantangan cuaca ekstrem yang kerap menjadi kendala. Kabid Penyuluhan, Hasriani Husain, SP, menekankan pentingnya memanfaatkan teknologi pertanian modern dan mengikuti panduan yang diberikan.

“Dengan dukungan benih berkualitas dan teknik budidaya yang tepat, kami optimis hasil panen padi di Bombana akan meningkat, sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional,” tutur Hasriani.

Harapan untuk Masa Depan Pertanian Bombana

Bantuan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi keberlanjutan sektor pertanian di Kabupaten Bombana. Pemerintah daerah bersama Kementerian Pertanian berkomitmen untuk terus memberikan dukungan berupa program, fasilitas, dan edukasi kepada para petani.

Seorang petani penerima manfaat, Rusman, mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian pemerintah. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Dengan adanya benih berkualitas, kami optimis hasil panen tahun ini akan lebih baik,” katanya penuh semangat.

Melalui program ini, pemerintah berharap produktivitas pertanian di Bombana tidak hanya meningkat, tetapi juga mampu menghadapi tantangan perubahan iklim dan kebutuhan pangan yang terus meningkat. “Mari kita manfaatkan setiap peluang untuk membangun pertanian yang maju dan berkelanjutan,” tutup Sarif.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »