Daerah  

HUT ke-25 Dharma Wanita Persatuan Bombana: Bantuan Sembako untuk Pesantren dan Rumah Pendidikan Al-Quran

Bombana, 10 Desember 2024 – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bombana, organisasi ini menggelar kegiatan silaturahmi sekaligus menyerahkan bantuan sembako kepada sejumlah pesantren dan rumah pendidikan Al-Quran di Kecamatan Rumbia dan Rarowatu Utara. Beberapa lembaga yang menerima bantuan tersebut di antaranya adalah Pondok Pesantren Hidayatullah, Pondok Pesantren H. Mohammad Nurung, Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Bombana, Pondok Pesantren Ibnu Mas’ud Bombana, serta Yayasan Khairussunan Nahdatul Wahtan.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 10 Desember 2024, ini dihadiri oleh Ketua DWP Kabupaten Bombana, yang diwakili oleh Hj. Surisma, S.S., M.A.P., bersama sejumlah pengurus DWP Kabupaten Bombana. Momen tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga bertujuan untuk memberikan dukungan kepada lembaga pendidikan Islam yang memiliki peran penting dalam pembentukan karakter dan moral generasi muda.

Dalam sambutannya, Hj. Surisma menyampaikan bahwa peringatan HUT DWP ke-25 ini adalah momentum yang tepat untuk memperkuat hubungan sosial dan mendukung lembaga pendidikan berbasis agama. “Peringatan HUT DWP ke-25 ini menjadi momentum bagi kami untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat, terutama kepada lembaga pendidikan yang berfokus pada pengajaran Al-Quran. Semoga bantuan sembako ini dapat sedikit meringankan beban para pengelola pesantren dan rumah pendidikan, sekaligus menjadi bentuk kepedulian kami terhadap perkembangan pendidikan agama di Kabupaten Bombana,” ujarnya.

Bantuan yang diberikan berupa paket sembako, meliputi beras, minyak goreng, gula, dan bahan makanan pokok lainnya. Penyerahan bantuan dilakukan langsung di lokasi masing-masing lembaga penerima. Kegiatan ini juga melibatkan anggota DWP dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang turut mendampingi dalam penyerahan tersebut.

Pengelola pesantren dan rumah pendidikan Al-Quran yang menerima bantuan menyambut baik inisiatif ini. Mereka menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh DWP Kabupaten Bombana. “Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bombana. Bantuan ini sangat berarti bagi keberlangsungan kegiatan belajar mengajar di pesantren kami,” ungkap salah satu pengelola.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol kepedulian DWP terhadap pendidikan agama, tetapi juga sebagai upaya mempererat hubungan sosial antara organisasi dan masyarakat. Ketua DWP berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan pada masa mendatang, sebagai bagian dari komitmen mereka dalam mendukung pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.

Peringatan HUT ke-25 DWP Kabupaten Bombana tahun ini mengambil tema “Menguatkan Peran Dharma Wanita Persatuan dalam Mendukung Kesejahteraan Keluarga dan Masyarakat”. Melalui tema ini, organisasi perempuan tersebut ingin menegaskan kembali pentingnya peran kolaboratif dalam menciptakan perubahan positif di tengah masyarakat.

Hj. Surisma juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung pendidikan agama dan pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter. “Dharma Wanita Persatuan akan terus berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif, baik melalui kegiatan sosial maupun program pemberdayaan yang menyasar keluarga dan masyarakat,” tambahnya.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, DWP Kabupaten Bombana berharap dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama di sektor pendidikan dan sosial. Harapan besar disematkan agar generasi muda yang lahir dari lembaga pendidikan agama dapat menjadi individu yang berakhlak mulia, cerdas, dan mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan Kabupaten Bombana.

Momen HUT ke-25 ini menjadi pengingat bahwa kolaborasi antara berbagai elemen, baik pemerintah, organisasi, maupun masyarakat, adalah kunci untuk mencapai kesejahteraan bersama. Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bombana membuktikan bahwa kepedulian kecil dapat memberikan dampak besar bagi pembangunan sosial di daerah.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »