Perspektifmedia.id, Bombana – Inspektorat Daerah Kabupaten Bombana kembali mengukir prestasi membanggakan dengan meraih juara pertama lomba kebersihan antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang digelar Pemerintah Kabupaten Bombana dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Capaian tahun ini menandai hat-trick atau kemenangan ketiga kalinya secara berturut-turut bagi Inspektorat sebagai kantor terbersih di lingkup Pemda Bombana.
Dalam pengumuman yang dilakukan pada apel Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Ex-RTH MTQ Bombana, Senin, 30 Juni 2025, Inspektorat berhasil meraih poin tertinggi dengan nilai 1.650. Posisi kedua ditempati Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dengan 1.610 poin, sementara juara ketiga diraih Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) dengan 1.430 poin.
Inspektur Daerah Kabupaten Bombana, Ridwan, S.Sos., M.P.W., menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tiga kali berturut-turut ini. Ia menilai prestasi tersebut merupakan buah dari kerja keras seluruh jajaran Inspektorat.
“Alhamdulillah, kami kembali mendapatkan predikat kantor terbersih dengan poin 1.650. Ini adalah raihan ketiga kalinya secara berturut-turut, dan semua ini berkat kerja keras serta kekompakan seluruh staf Inspektorat dalam menjaga kebersihan kantor sebagai bagian dari tanggung jawab kami sebagai pelayan masyarakat,” kata Ridwan penuh syukur.
Ia menegaskan bahwa kebersihan kantor tidak semata-mata urusan estetika, tetapi juga menciptakan suasana kerja yang nyaman, sehat, dan produktif. “Kami berterima kasih kepada Dinas Lingkungan Hidup yang telah menginisiasi lomba ini. Semoga keberhasilan ini bisa menjadi motivasi bagi OPD lain untuk ikut menumbuhkan budaya kebersihan dan penataan lingkungan kerja yang lebih baik,” ujarnya.
Lomba kebersihan antar OPD ini menjadi agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Bombana. Penilaian dilakukan oleh tim yang terdiri dari perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, Polres Bombana, dan Kodim Bombana dengan kriteria mulai dari kebersihan toilet, pemanfaatan pekarangan, penataan taman, ruang kerja, pemilahan sampah, hingga ruang laktasi dan jalur evakuasi.

Meski Inspektorat kembali keluar sebagai juara, panitia menilai seluruh OPD menunjukkan semangat dan partisipasi yang tinggi. Pemerintah daerah berharap ajang ini tidak sekadar menjadi lomba, melainkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif untuk menjadikan kebersihan sebagai budaya kerja sehari-hari di lingkungan pemerintahan.
“Menjaga kebersihan adalah tanggung jawab kita semua. Bukan hanya untuk lingkungan kantor, tetapi juga untuk memberikan pelayanan publik yang lebih baik kepada masyarakat,” tutur Ridwan.
Dengan keberhasilan hat-trick ini, Inspektorat Bombana semakin meneguhkan dirinya sebagai contoh dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan sehat. Pemerintah daerah berharap tradisi positif ini dapat menular ke seluruh OPD sebagai wujud komitmen bersama menjaga kebersihan dan lingkungan hidup.
![]()











