Daerah  

Kebakaran Landa Atap Masjid di Bombana, Diduga Akibat Korsleting

Perspektifmedia.id || Bombana – Api melalap sebagian atap Masjid Jami’ Alfatah di Desa Mulaeno, Kecamatan Poleang Tengah, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, pada Sabtu malam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang diduga dipicu korsleting listrik itu, namun kerugian materi ditaksir mencapai Rp10 juta. Kebakaran terjadi sekitar pukul 22.30 Wita hingga berhasil dipadamkan pada pukul 23.00 Wita, Sabtu, 14 Maret 2026.

Kobaran api pertama kali dilihat oleh seorang warga bernama Firman (42) yang sedang berada di sekitar kompleks masjid. Ia melihat kepulan asap disertai nyala api muncul dari sudut atap bangunan. Firman langsung berteriak meminta tolong, menggerakkan warga di permukiman padat sekitar untuk membantu pemadaman.

“Saya lihat api pertama kali dari sudut atap masjid. Langsung saya berteriak minta tolong kepada warga. Kami panik tapi berusaha memadamkan dengan alat seadanya, pakai ember dan air seadanya,” ujar Firman kepada petugas, Minggu (15/3/2026) dini hari.

Warga yang berdatangan bahu-membahu memadamkan api menggunakan ember, timba, dan peralatan manual lainnya. Upaya keras mereka membuahkan hasil setelah sekitar 30 menit berjibaku, api berhasil dikuasai sebelum sempat merembet ke bagian lain masjid maupun rumah warga di sekitarnya.

Petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Poleang yang menerima laporan via telepon langsung bergerak ke lokasi. Personel piket siaga SPK bersama anggota Pospam Poleang tiba di tempat kejadian perkara (TKP) beberapa menit kemudian dan langsung membantu proses pemadaman serta mengamankan area.

“Setiba di lokasi, anggota kami langsung berkoordinasi dengan warga untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak menyala kembali. Kami juga mengimbau warga agar tetap waspada,” kata Kepala SPK Polsek Poleang, Aiptu Joko Susilo, saat dikonfirmasi.

Untuk memastikan tidak ada potensi bahaya lebih lanjut, petugas kepolisian juga menghubungi petugas PLN guna melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap instalasi listrik di masjid serta aliran listrik ke rumah-rumah warga di sekitar lokasi. Hasil pengecekan sementara mengindikasikan adanya hubungan arus pendek listrik (korsleting) sebagai pemicu utama kebakaran.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di Masjid Jami’ Alfatah telah kembali kondusif. Warga bersama pengurus masjid mulai membersihkan puing-puing atap yang terbakar. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya memeriksa instalasi listrik secara berkala, terutama di tempat ibadah dan hunian, guna mencegah kejadian serupa. AM (Red)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »