Bombana, Senin (9/12/2024) – Dalam peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2024, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bombana, dr. Sunandar, MM.Kes., berhasil meraih Juara I lomba baca puisi anti korupsi. Prestasi ini diumumkan usai apel akbar Hakordia yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Bombana.
Puisi berjudul “Wajah Republik II” karya Halil Subagiono yang dibawakan oleh dr. Sunandar menjadi penampilan terbaik di kategori Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dengan penuh percaya diri, ia membacakan puisi yang menggambarkan dampak buruk korupsi terhadap bangsa dan menyerukan penghentian praktik korupsi demi masa depan anak-anak negeri.
Lomba baca puisi ini dinilai oleh tiga juri berpengalaman, yakni Kasjumriati, Amir Halik, dan Darwis. Pada tahap awal, penilaian dilakukan berdasarkan video kiriman peserta, dan pada puncak acara Hakordia, para pemenang diminta tampil secara langsung. Kategori OPD dimulai dengan pembacaan puisi oleh Juara III, Firdaus, S.Pd., Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, diikuti Juara II, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, dan diakhiri oleh dr. Sunandar sebagai Juara I.
Dalam penampilannya, dr. Sunandar menunjukkan penghayatan mendalam terhadap isi puisi “Wajah Republik II”. Puisi ini menyoroti praktik korupsi yang merajalela sebagai ancaman serius bagi masa depan republik. Melalui lantunan penuh semangat, ia menyampaikan pesan kuat untuk melawan korupsi demi menjaga keadilan dan mewujudkan cita-cita bangsa.
“Kemenangan ini adalah bentuk dukungan saya terhadap gerakan anti korupsi. Melalui puisi, kita bisa menyampaikan pesan moral yang kuat untuk bersama-sama melawan korupsi dan menjaga integritas dalam setiap langkah,” ujar dr. Sunandar.
Ia juga berharap penghargaan ini dapat menginspirasi lebih banyak masyarakat untuk berperan aktif dalam gerakan pemberantasan korupsi. “Korupsi bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Kita harus bersatu menjaga kejujuran sebagai pondasi utama dalam membangun bangsa,” tambahnya.
Lomba baca puisi menjadi salah satu dari rangkaian kegiatan peringatan Hakordia 2024 yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya nilai-nilai integritas. Selain kategori OPD, lomba ini juga melibatkan pelajar tingkat SMP dan SMA. Dengan tema “Teguhkan Komitmen Berantas Korupsi untuk Indonesia Maju”, peringatan Hakordia 2024 menjadi momentum penting untuk menggugah semangat antikorupsi di seluruh lapisan masyarakat.
Para juri menilai penampilan berdasarkan penghayatan, ekspresi, dan cara penyampaian pesan antikorupsi dalam puisi. Menurut Kasjumriati, salah satu juri, dr. Sunandar berhasil membawakan puisinya dengan penuh makna. “Puisi yang ia bacakan tidak hanya menyentuh secara emosional tetapi juga menginspirasi audiens untuk berpikir kritis terhadap dampak korupsi,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Bombana melalui rangkaian acara Hakordia 2024 berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran kolektif untuk memberantas korupsi. Dengan semakin banyak pihak yang terlibat, langkah menuju pemerintahan yang bersih dan transparan dapat terwujud.
Sebagai penutup, dr. Sunandar menyampaikan harapannya agar semangat antikorupsi terus menjadi bagian dari budaya masyarakat Bombana. “Mari kita jadikan peringatan Hari Anti Korupsi sebagai momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Indonesia yang bebas dari korupsi,” tandasnya.
![]()











