Kendari – Polda Sulawesi Tenggara menggelar Lomba Menembak Kapolda Cup 2026 di Lapangan Tembak Mako Satbrimob Polda Sultra, Rabu (8/7/2026). Kegiatan yang menjadi rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini dibuka secara resmi oleh Kapolda Sultra Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H., dan dihadiri Gubernur Sulawesi Tenggara Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, jajaran Forkopimda Sultra, para pemangku kepentingan, serta pejabat utama di lingkungan Polda Sultra.
Sebanyak 149 peserta mengikuti kompetisi menembak yang dibagi dalam tiga kategori, yakni 24 peserta kategori Forkopimda, 35 peserta kategori Pejabat Utama dan Kapolres, serta 90 peserta dari satuan kerja Polda Sultra dan jajaran Polres. Seluruh peserta bertanding sesuai kelas masing-masing yang telah disiapkan panitia.
Ketua panitia sekaligus Komandan Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sultra Kompol Asri Diyni, S.E., M.M., menjelaskan bahwa lomba ini tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80, tetapi juga bertujuan membina prestasi personel, meningkatkan kemampuan atlet menembak Polda Sultra menghadapi Kejuaraan Kapolri Cup, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap olahraga menembak yang menuntut ketelitian, kedisiplinan, dan pengendalian diri.
Kapolda Sultra Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji dalam sambutannya menegaskan bahwa secara filosofis, olahraga menembak mengajarkan setiap peserta tentang pentingnya disiplin, ketenangan, fokus, serta kemampuan mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan terukur.
“Ini adalah ajang silaturahmi sekaligus melatih kemahiran dan ketangkasan para anggota khususnya, serta mengajarkan kedisiplinan, ketenangan, fokus presisi, dan pengambilan keputusan yang cepat, tepat, dan terukur yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh para peserta lomba dan tamu undangan yang hadir,” ujar Kapolda.
Orang nomor satu di Polda Sultra itu juga menyampaikan bahwa melalui kegiatan ini pihaknya ingin memberi makna kepada masyarakat bahwa di tengah dinamika dan tantangan tugas ke depan yang semakin kompleks, Polda Sulawesi Tenggara dituntut untuk selalu fokus pada sasaran pembangunan dan ketepatan dalam mengambil kebijakan untuk melayani masyarakat.
Kompetisi yang mengusung semangat kolaborasi ini sejalan dengan tema peringatan Hari Bhayangkara ke-80, “Polri untuk Masyarakat”. Kegiatan ini menjadi momentum meneguhkan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik, mempererat kemitraan, serta membangun kepercayaan publik melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung.
Usai pembukaan resmi, lomba menembak dimulai dengan mempertandingkan Kelas Forkopimda. Pada kategori tersebut, Juara 3 diraih Kabinda Sultra Marsma TNI Drs. Heroe Hermawan, M.M., Juara 2 diraih Danlanal Kendari Kolonel Laut (P) Dedi Wardana, S.T., M.Tr.Hanla, dan Juara 1 diraih Kasi Ops Grup 5 Kopassus Letkol Inf. Abdullah Mahua.
Letkol Inf. Abdullah Mahua yang merupakan alumni Akmil 2004 dan pernah menjabat sebagai Dandim 1404 Pinrang mengungkapkan rasa bangganya bisa mengikuti lomba menembak dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 dan meraih juara pertama.
“Alhamdulillah kami dari Grup 5 Kopassus merasa bangga dan terhormat bisa mengikuti lomba menembak dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 ini dan meraih juara 1,” ujarnya.
Ia berharap Forkopimda dan seluruh jajaran dapat terus terjalin, terjaga, kompak, dan bersinergi sehingga segala dinamika situasi di lapangan bisa diatasi bersama-sama.
“Semoga Sulawesi Tenggara pada umumnya dan Kota Kendari pada khususnya bisa berjalan aman, lancar, dan tidak ada kendala di lapangan,” pungkasnya.
Melalui Lomba Menembak Kapolda Cup 2026, Polda Sultra berharap dapat melahirkan atlet-atlet menembak berprestasi yang mampu mengharumkan nama institusi pada ajang nasional, sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, Forkopimda, dan seluruh pemangku kepentingan dalam semangat Hari Bhayangkara ke-80. Red
![]()











