Daerah  

Pembangunan Infrastruktur Strategis dan Perubahan APBD-P 2024 Jadi Fokus Cipta Karya Bombana

Bombana – Bidang Cipta Karya Kabupaten Bombana melaksanakan rapat internal pada Selasa (26/11), bertempat di Ruang Bidang Cipta Karya. Rapat tersebut membahas program kerja terkait APBD dan APBD Perubahan (APBD-P) 2024, dengan fokus pada pembangunan infrastruktur fisik dan penyesuaian program perubahan. Selasa (26/11/2024)

Kepala Bidang Cipta Karya, Semuel Kadmaerubun, menyampaikan bahwa anggaran perubahan ini sangat penting untuk menyelaraskan program-program pembangunan yang sebelumnya sempat mengalami kendala. “Perubahan ini bertujuan untuk memastikan bahwa proyek-proyek strategis, terutama di sektor infrastruktur dan sistem air bersih, dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Semuel dalam rapat tersebut.

Program Fisik Perubahan 2024

Beberapa program prioritas yang dibahas dalam rapat antara lain pembangunan Sumur Bor di enam lokasi, yakni:

  1. Waemputang
  2. Terapung
  3. Kecamatan Poleang
  4. Hukaea
  5. Rakadua
  6. Ranakomea

Selain itu, kegiatan lain yang masuk dalam APBD-P adalah:

  • Perluasan Pipa Tanah Poleang
  • Rehabilitasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kasipute
  • Pengadaan pipa di Dusun Tanjung Baenang
  • Pembangunan tiga saluran drainase, masing-masing di Kelurahan Taubonto, Desa Lakomea, Kelurahan Kampung Baru, dan Pesantren Hidayatullah.

Perbaikan Administrasi dan Monitoring PBG

Rapat juga membahas pentingnya menyelesaikan kendala administrasi terkait permohonan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Semuel meminta tim administrasi untuk lebih aktif memantau dan memperbaiki dokumen yang masih memerlukan penyempurnaan.

“Monitoring administrasi harus diperkuat. Kita ingin memastikan tidak ada hambatan teknis yang mengganggu pelaksanaan program pembangunan, karena ini akan berdampak langsung pada masyarakat,” tegas Semuel.

Kolaborasi untuk Manfaat Lebih Besar

Dalam penutupannya, Semuel menekankan pentingnya kerja sama di antara staf Bidang Cipta Karya. Menurutnya, solidaritas tim menjadi kunci utama dalam mewujudkan pekerjaan yang efektif dan efisien.

“Saya berharap kita semua dapat membangun kebersamaan yang lebih solid. Dengan begitu, program yang kita jalankan tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” kata Semuel.

Anggaran perubahan ini menjadi langkah strategis untuk menjawab kebutuhan masyarakat, terutama dalam menyediakan infrastruktur dasar yang memadai. Bidang Cipta Karya berharap seluruh program dapat berjalan lancar dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Dengan adanya pembahasan ini, diharapkan pembangunan di Kabupaten Bombana, khususnya di bidang infrastruktur dan layanan air bersih, dapat semakin baik dan berdampak positif bagi kualitas hidup masyarakat.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »