Daerah  

Pemkab Bombana Gelar Pelatihan Penanganan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Sabtu (30/11/2024), Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) menggelar Pelatihan Manajemen dan Penanganan Kasus Perempuan dan Anak Korban Kekerasan Tingkat Kabupaten Bombana Tahun 2024. Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., di Aula Pertemuan Hotel Rahmat, Kelurahan Kasipute, yang dihadiri oleh berbagai pihak terkait.

Pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas pengelola Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) dan unit layanan di kecamatan dalam menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Dalam sambutannya, Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan keterampilan dalam mengelola kasus kekerasan dengan lebih baik.

“Saya berharap pelatihan ini dapat memberikan wawasan dan keterampilan yang lebih baik dalam penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, sehingga kita bisa memberikan perlindungan yang maksimal bagi korban,” ujar Edy Suharmanto dengan penuh harapan.

Pelatihan ini diikuti oleh berbagai peserta yang terdiri dari aparat kepolisian, tenaga medis, pegawai pemerintahan, serta berbagai lembaga yang berfokus pada perlindungan perempuan dan anak. Peserta diharapkan dapat memperoleh keterampilan dan pengetahuan yang berguna dalam menanggulangi kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak secara lebih sigap dan profesional.

Pelatihan ini menghadirkan berbagai narasumber ahli yang memiliki pengalaman di bidang perlindungan perempuan dan anak. Melalui sesi-sesi materi yang disampaikan, peserta diberikan pemahaman tentang teknik penanganan kasus kekerasan, mulai dari identifikasi korban hingga pendampingan psikologis. Selain itu, mereka juga diberikan pengetahuan mengenai proses hukum dan kebijakan yang melindungi perempuan dan anak dari kekerasan.

“Salah satu kunci utama dalam penanganan kasus kekerasan adalah jaringan kerjasama yang kuat antara berbagai pihak. Pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar lembaga dalam memberikan perlindungan yang lebih baik bagi korban,” kata Drs. Abdul Rahman, Kepala DP3A Kabupaten Bombana, yang turut hadir dalam acara tersebut.

Kegiatan pelatihan ini juga sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman, khususnya bagi perempuan dan anak. Komitmen tersebut juga tercermin dalam upaya Pemerintah Kabupaten Bombana untuk mendukung tercapainya kesetaraan gender di berbagai sektor kehidupan.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat lebih siap dan profesional dalam menangani kasus-kasus kekerasan yang semakin kompleks. Melalui peningkatan kapasitas petugas dan penguatan sistem perlindungan, Pemerintah Kabupaten Bombana berupaya untuk memastikan tidak ada perempuan dan anak yang terlantar dalam menghadapi kekerasan.

“Penting bagi kita untuk memastikan bahwa setiap korban mendapatkan perlindungan yang tepat dan mendapatkan pendampingan yang memadai. Dengan pelatihan ini, kita dapat lebih siap dalam merespons setiap kasus kekerasan yang terjadi,” jelas Drs. Edy Suharmanto.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, pelatihan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan peserta, tetapi juga untuk membangun kesadaran yang lebih luas mengenai pentingnya perlindungan bagi perempuan dan anak di Bombana. Ke depan, Pemkab Bombana berencana untuk terus mengembangkan pelatihan serupa agar lebih banyak pihak yang terlibat dalam menciptakan Kabupaten Bombana yang ramah perempuan dan anak.

Pelatihan ini mencerminkan komitmen Pemkab Bombana untuk mewujudkan Kabupaten Bombana yang aman, nyaman, dan setara bagi perempuan dan anak. Diharapkan, melalui peningkatan kapasitas ini, Kabupaten Bombana dapat menjadi contoh bagi daerah lainnya dalam penanganan kasus kekerasan perempuan dan anak yang lebih profesional dan humanis.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »