Polres Bombana dan Bulog Gelar Pasar Murah Stabilkan Harga Jelang Lebaran

Perspektifmedia.id || Bombana – Kepolisian Resor (Polres) Bombana bekerja sama dengan Perum Bulog Cabang Bombana menggelar Gerakan Pangan Murah dalam rangka menstabilkan harga bahan pokok dan meringankan beban masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri. Kegiatan yang mengusung tema “Polri untuk Masyarakat” ini dilaksanakan serentak di tiga titik wilayah Kabupaten Bombana pada Jumat sore. Jum’at 13 Maret 2026.

Lokasi utama pelaksanaan pasar murah berada di Alun-alun depan Mesjid Raya, Kelurahan Kasipute, Kecamatan Rumbia. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Bombana Kompol H. Basri, S.H., bersama sejumlah pejabat utama Polres Bombana lainnya, serta staf Perum Bulog Cabang Bombana. Masyarakat tampak antusias mengikuti program ini sejak dimulai pukul 14.00 Wita hingga berakhir pukul 16.45 Wita dalam situasi aman dan kondusif.

Dalam mekanismenya, Polres Bombana menyiapkan sebanyak 200 kupon belanja untuk masyarakat dengan nilai nominal Rp95.000 per kupon. Kupon tersebut dapat ditukarkan dengan satu paket bahan pokok yang berisi Beras SPHP 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, dan Minyakita 1 liter. Total komoditas yang disediakan di lokasi utama mencapai 1 ton beras, 200 kilogram gula pasir, dan 200 liter Minyakita.

Tidak hanya di Kecamatan Rumbia, gerakan serupa juga dilakukan secara serentak di dua wilayah lainnya. Di Polsek Poleang dan Polsek Kabaena, masing-masing disediakan 1 ton beras untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat. Hal ini menunjukkan komitmen kepolisian dalam memperluas jangkauan pelayanan pangan murah hingga ke tingkat kecamatan.

Kapolres Bombana AKBP Eko Sutomo, S.I.K., M.I.K., dalam keterangannya menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. “Pasar murah yang diselenggarakan Polres Bombana bersama Perum Bulog ini adalah bentuk komitmen Polri dan pemerintah dalam memastikan stabilitas harga pangan. Masyarakat harus bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau,” ujarnya.

Lebih lanjut, AKBP Eko Sutomo menjelaskan bahwa program ini juga bertujuan memberikan kepastian kepada publik bahwa stok pangan nasional dalam kondisi aman. “Kami ingin masyarakat tidak khawatir akan ketersediaan bahan pokok menjelang Idul Fitri. Stok aman, harga stabil, dan daya beli masyarakat terbantu,” tambah perwira dengan dua melati di pundaknya itu.

Salah seorang warga Kasipute, Siti Aminah, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. “Harga di pasar lagi naik, jadi dengan adanya pasar murah ini kami bisa belanja lebih murah. Terima kasih Polisi dan Bulog sudah peduli,” katanya dengan wajah berseri.

Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini diharapkan dapat terus berlanjut secara berkala, tidak hanya saat menjelang hari besar keagamaan, tetapi juga sebagai instrumen pengendalian inflasi dan stabilisasi harga pangan di tingkat lokal. AM(Red)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »