Daerah  

BLU RSUD Bombana dan BPJS Kesehatan Bahas Optimalisasi Klaim INA-CBG di IGD

Bombana – BLU Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bombana menggelar pertemuan strategis untuk menyamakan persepsi antara BPJS Kesehatan dan tenaga kesehatan terkait permasalahan klaim INA-CBG, khususnya dalam pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Pertemuan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman bersama serta mengatasi kendala dalam proses administrasi klaim agar pelayanan terhadap pasien semakin optimal.

Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat BLU RSUD Kabupaten Bombana dan dihadiri oleh Dewan Pengawas BLU RSUD, dr. Sunandar, MM.Kes, Kepala BPJS Kabupaten Bombana, Sulkifli, serta Kepala Dinas Kesehatan yang diwakili oleh Sekretaris Dinkes, Dr. Hj. Hayami, M.Kes. Turut hadir Direktur BLU RSUD Kabupaten Bombana, drg. Riswanto, M.KM, jajaran direksi, dokter spesialis, dan tenaga kesehatan dari berbagai bidang di rumah sakit tersebut.

Dalam sambutannya, Direktur BLU RSUD Kabupaten Bombana, drg. Riswanto, M.KM, menegaskan pentingnya sinergi antara rumah sakit dan BPJS Kesehatan dalam memastikan kelancaran proses klaim.

“Pertemuan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman bersama mengenai prosedur klaim serta mengatasi hambatan yang mungkin terjadi dalam administrasi klaim, khususnya terkait pelayanan di IGD,” ujar drg. Riswanto.

Ia juga menekankan bahwa diskusi ini sangat penting untuk menjaga kelancaran pelayanan bagi pasien yang membutuhkan perawatan darurat.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh tenaga kesehatan memahami mekanisme klaim dengan baik, sehingga pelayanan pasien tetap optimal dan proses klaim berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Kabupaten Bombana, Sulkifli, menyampaikan bahwa koordinasi yang baik antara rumah sakit dan BPJS sangat diperlukan untuk menghindari kendala teknis yang bisa berdampak pada pelayanan pasien.

“Komunikasi yang efektif antara pihak rumah sakit dan BPJS Kesehatan akan sangat membantu dalam mempercepat proses klaim dan meminimalisir kendala administratif,” ujarnya.

Diskusi dalam pertemuan ini juga membahas berbagai tantangan dalam implementasi sistem INA-CBG, termasuk prosedur klaim untuk kasus-kasus darurat di IGD. Beberapa permasalahan yang kerap muncul antara lain ketidaksesuaian dokumentasi medis dengan persyaratan klaim BPJS, serta kendala teknis dalam verifikasi dokumen.

Melalui pertemuan ini, seluruh pihak sepakat untuk memperkuat koordinasi dalam penyelesaian permasalahan klaim INA-CBG agar pelayanan di IGD tetap berjalan lancar tanpa menghambat hak pasien dalam mendapatkan layanan kesehatan yang baik.

Acara diakhiri dengan sesi diskusi interaktif antara tenaga kesehatan, dokter spesialis, dan pihak BPJS Kesehatan. Diharapkan hasil dari pertemuan ini dapat menjadi landasan untuk meningkatkan efisiensi layanan kesehatan di RSUD Kabupaten Bombana, serta memastikan bahwa setiap pasien mendapatkan pelayanan terbaik sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »