Bombana, 12 Desember 2024 – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bombana menggelar kegiatan sosialisasi dan edukasi di SMP 03 Poleang, Kecamatan Poleang, untuk meningkatkan kesadaran anak-anak sebagai pelopor pencegahan kekerasan terhadap anak dan perempuan. Acara yang diadakan pada 12 Desember 2024 ini bertujuan untuk membangun kesadaran kolektif bahwa perlindungan terhadap anak dan perempuan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri oleh siswa-siswi SMP 03 Poleang yang antusias mengikuti materi sosialisasi yang disampaikan oleh Kepala Bidang Perlindungan Hak Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak Dinas DP3A Bombana, H. Tompo, SH., MH. Dalam pemaparannya, H. Tompo menegaskan pentingnya peran semua pihak dalam mencegah kekerasan terhadap anak dan perempuan. “Perlindungan anak dan perempuan bukan hanya tugas orang tua atau pemerintah, tetapi juga tanggung jawab kita bersama, termasuk anak-anak itu sendiri,” ujarnya dengan tegas.
H. Tompo juga menyampaikan pentingnya anak-anak, terutama yang duduk di bangku sekolah dasar, untuk diberi pemahaman tentang kekerasan sejak dini. “Usia anak-anak, terutama saat mereka mulai duduk di bangku sekolah dasar, adalah usia yang rentan. Oleh karena itu, penting bagi mereka untuk mulai menyadari bahwa mereka juga memiliki peran dalam melindungi diri sendiri dan orang lain,” tambahnya.
Melalui sosialisasi ini, anak-anak diajarkan untuk lebih peka terhadap berbagai bentuk kekerasan yang dapat terjadi di lingkungan mereka, baik di rumah, sekolah, maupun di masyarakat. Mereka diberikan pengetahuan tentang langkah-langkah yang dapat dilakukan jika mereka menyaksikan, mendengar, atau bahkan menjadi korban kekerasan. H. Tompo menekankan bahwa anak-anak harus dibekali dengan pemahaman tentang hak-hak mereka dan cara untuk melindungi diri.
“Anak-anak adalah masa depan bangsa. Mereka harus merasa aman dan terlindungi. Namun, mereka juga harus tahu bagaimana bertindak jika menghadapi situasi yang mengancam keselamatan mereka,” ujarnya. Kegiatan ini tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga mendorong anak-anak untuk menjadi lebih berani untuk melapor jika mereka mengalami atau menyaksikan kekerasan.
Kegiatan sosialisasi ini juga mencakup sesi diskusi dan tanya jawab, di mana siswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat dan pengalaman mereka terkait isu kekerasan. Beberapa siswa mengaku baru memahami pentingnya melapor dan mengenali tanda-tanda kekerasan setelah mengikuti kegiatan ini. Hal ini menunjukkan bahwa sosialisasi semacam ini memiliki dampak yang besar dalam meningkatkan kesadaran mereka tentang isu kekerasan dan perlindungan anak.
Kepala Sekolah SMP 03 Poleang juga memberikan apresiasi terhadap inisiatif DP3A Bombana yang dinilai sangat bermanfaat dalam membangun karakter anak-anak agar lebih berani dan tanggap terhadap isu kekerasan. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Ini adalah langkah penting untuk membentuk kesadaran anak-anak mengenai pentingnya perlindungan diri dan perlindungan terhadap orang lain,” ujar Kepala Sekolah SMP 03 Poleang.
DP3A Bombana berharap kegiatan sosialisasi seperti ini dapat terus dilakukan di sekolah-sekolah lain di Kabupaten Bombana. Dengan begitu, semakin banyak anak-anak yang teredukasi dan memiliki kesadaran tinggi tentang pencegahan kekerasan. “Kami berharap melalui kegiatan ini, anak-anak di Bombana dapat menjadi pelopor dalam pencegahan kekerasan, menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan ramah bagi semua anak,” ujar H. Tompo.
Melalui upaya edukasi seperti ini, DP3A Bombana berkomitmen untuk terus memperjuangkan hak-hak anak dan perempuan, serta memberikan pemahaman yang mendalam kepada masyarakat bahwa perlindungan terhadap anak dan perempuan adalah tanggung jawab kita bersama. Semoga kegiatan ini dapat mendorong perubahan yang positif, di mana setiap individu, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan melindungi hak-hak setiap orang, terutama anak dan perempuan.
Dengan harapan untuk menciptakan Bombana yang lebih baik dan aman bagi semua, DP3A Bombana akan terus mengadakan kegiatan serupa di berbagai sekolah dan masyarakat untuk memperluas dampak positif dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan terhadap anak dan perempuan.
![]()











